Analisis kinerja pada pengoperasian alat penyiang gulma padi sawah tipe ski rotary (Studi komparasi terhadap penyiangan secara manual dan alat gasrok)
Abstract
Gulma merupakan salah satu jenis tanaman pengganggu yang dapat
mempengaruhi pertumbuhan tanaman padi, sehingga pelu dilakukan kegiatan
pengendalian gulma. Umumnya metode pengendalian gulma di Indonesia
dilakukan secara fisik. Metode fisik terdiri atas tiga cara, yakni manual,
menggunakan alat, dan menggunakan mesin. Penyiangan gulma menggunakan
alat berpotensi menjawab solusi untuk petani di Indonesia yang didominasi oleh
petani yang berlahan relatif sempit sampai menengah. Rotary weeder adalah salah
satu tipe penyiang gulma yang relatif baik digunakan di lahan sawah di berbagai
negara. Aplikasi rotary weeder (Japanese type) masih terkendala masalah
kesesuaian lingkungan kerja, sehingga nilai efektivitas penyiangan rendah. Ski
Rotary Weeder (SRW) merupakan alat penyiang hasil modifikasi dari rotary
weeder, dengan dua fungsi utama yaitu mencabut dan menenggelamkan gulma.
Penelitian ini adalah uji kinerja yang difokuskan pada alat SRW yang
dikomparasikan terhadap penyiangan secara manual dan alat gasrok berdasarkan
tiga aspek yaitu teknis, techno-economy, dan lingkungan. Hasil uji kinerja
menunjukkan bahwa alat ski rotary weeder lebih unggul dibandingkan
penyiangan secara manual dan alat gasrok berdasarkan nilai efektivitas, kapasitas
kerja, tingkat kemudahan kinerja dan keekonomisan serta memiliki persentase
tingkat kerusakan rumpun padi (dampak negatif terhadap vegetasi padi) lebih
tinggi dibandingkan manual dan lebih rendah dibandingkan gasrok, sehingga
secara umum penyiangan menggunakan SRW lebih baik dibandingkan secara
manual dan alat gasok.
