View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis perilaku penjual makanan tentang gizi dan keamanan pangan pada tempat pariwisata kota Sawahlunto

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (516.1Kb)
      Date
      2010
      Author
      Perdani, Shelly Gita
      Damanik, M. Rizal Martua
      Ekayanti, Ikeu
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis perilaku penjual makanan tentang gizi dan keamanan pangan pada tempat pariwisata Kota Sawahlunto. Sedangkan tujuan khususnya adalah mengidentifikasi karakteristik penjual makanan (umur dan jenis kelamin), keadaan sosial ekonomi (tingkat pendidikan, pendapatan dan lama berusaha), mempelajari akses informasi tentang gizi dan keamanan pangan, mempelajari perilaku penjual makanan (pengetahuan, sikap dan praktek) tentang gizi dan keamanan pangan, menganalisis hubungan antara karakteristik penjual makanan dan keadaan sosial ekonomi dengan perilaku penjual makanan, menganalisis hubungan akses informasi gizi dan keamanan pangan dengan perilaku penjual makanan, menganalisis hubungan antara pengetahuan dengan sikap, pegetahuan dengan praktek, serta sikap dengan praktek tentang gizi dan keamanan pangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensus. Penentuan lokasi penelitian ditetapkan dengan persyaratan 1) rekomendasi dari Dinas Pariwisata Kota Sawahlunto, 2) mendapat persetujuan dari pihak pengelola tempat pariwisata, dan 3) bersedia dijadikan responden. Responden dalam penelitian ini diambil secara sensus karena diambil semua respondennya, yang meliputi seluruh penjual makanan yang berada di sekitar tempat pariwisata, yang berjumlah 61 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2010. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari pengamatan dan wawancara langsung dengan penjual makanan menggunakan alat bantu kuesioner. Data primer meliputi data karakteristik contoh (umur dan jenis kelamin), keadaan sosial ekonomi (tingkat pendidikan, pendapatan dan lama berusaha), akses informasi gizi dan keamanan pangan, serta perilaku penjual makanan (pengetahuan, sikap, dan praktek gizi dan keamanan pangan). Data sekunder diperoleh dari Dinas Pariwisata Kota Sawahlunto itu sendiri, yang terdiri dari profil dan keadaan umum tempat pariwisata. Data yang diperoleh diolah dengan Microsoft excel 2007 dan SPSS 16,0 for windows. Hubungan antar variabel menggunakan uji Chi-Square, korelasi Pearson dan Spearman, sesuai dengan jenis skala dari masing-masing variabel. Hubungan antar variabel ditentukan dengan cut of point (p<0,05). Sebagian besar (52%) penjual makanan berada dalam kategori usia dewasa awal yaitu berusia 23-40 tahun. Sebagian besar (51%) penjual makanan berjenis kelamin laki-laki. Sebagian besar (59%) penjual makanan memiliki tingkat pendidikan setingkat SMA. Sebagian besar (87%) penjual makanan memiliki pendapatan menengah yang berkisar antara Rp 1.000.000-2.000.000. Lama berusaha sebagai penjual makanan sebagian besar (87%) yaitu <9 tahun. Sebagian besar (86%) penjual makanan memiliki akses yang sedang terhadap informasi gizi dan keamanan pangan. Sebanyak (46%) penjual makanan memiliki tingkat pengetahuan gizi dan keamanan pangan yang sedang. Sebanyak (46%) penjual makanan memiliki sikap masih tergolong kurang terhadap gizi dan keamanan pangan. Sebagian besar (77%) penjual makanan memiliki praktek yang sedang tentang gizi dan keamanan pangan. Sebagian besar (72%) penjual makanan menggunakan bahan tambahan pangan (BTP). Penjual makanan yang menggunakan BTP dalam pembuatan makanan dan minuman yang mereka jual sebagian besar (55%) menggunakan jenis BTP pemanis buatan, penjual makanan yang menggunakan BTP sebagian besar (61%) membeli BTP diwarung klontong. dan penjual makanan yang menggunakan BTP sebagian besar (61%) tidak menerapkan ukuran/jumlah BTP yang ditambahkan sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126906
      Collections
      • UT - Nutrition Science [3187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository