Aktivitas sitotoksisitas hasil fraksinasi ekstrak aseton daun sirih hijau (Piper betle L.) terhadap larva udang (Artemia salina L.)
View/ Open
Date
2015Author
Burhanuddin, Bambang
Bintang, Maria
Syaefudin
Metadata
Show full item recordAbstract
Sirih hijau (Piper betle L.) sudah lama dikenal sebagai tanaman obat dan
banyak tumbuh di Indonesia. Bagian dari tanaman sirih yang dimanfaatkan
sebagai obat adalah daunnya. Penelitian terdahulu umumnya melaporkan aktivitas
antibakteri daun sirih hijau dari hasil maserasi. Penelitian ini bertujuan untuk
melakukan pengujian Bhrine Shrimp Lethality Test / BSLT (LC50), menentukan
konsentrasi toksik dari hasil fraksinasi ekstrak aseton daun sirih hijau dengan
menggunakan pelarut air, n-heksana, dan etil asetat terhadap larva udang (Artemia
salina). Kadar air yang diperoleh simplisia sebesar 6%. Nilai rendemen ekstrak
aseton yang diperoleh sebesar 10%. Hasil analisis probit uji BSLT menunjukkan
ekstrak aseton daun sirih hijau memiliki aktivitas sitotoksisitas tertinggi dengan
nilai LC50 sebesar 360 ppm, sedangkan fraksi air bersifat tidak toksik dengan
nilai LC50 sebesar 1700 ppm.
Collections
- UT - Biochemistry [1466]
