View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Evaluasi kinerja penjatah benih tipe piringan tegak berputar untuk kedelai dan jagung

      Thumbnail
      View/Open
      Fultexs (20.63Mb)
      Date
      2016
      Author
      Rohman, Saepul
      Hermawan, Wawan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Mesin penanam dengan tenaga traktor tangan mampu meningkatkan kapasitas kerja lima hingga enam kali lipat dibandingkan dengan cara manual. Masalah teknis yang paling penting pada alat tanam benih terletak pada mekanisme penjatah benih. Tujuan dari penelitian ini adalah modifikasi penjatah benih tipe tegak dan evaluasi kinerja penjatah benih tipe piringan tegak berputar sehingga diperoleh kecepatan putar penjatahan yang optimum. Penjatah benih yang diuji adalah tipe piringan tegak berputar yang mengambil benih melalui celah-celah di sekeliling piringan, dan mengeluarkannya pada lubang di sisi atas piringan. Pengujian penjatah benih dilakukan dengan menggunakan peralatan uji yang terdiri dari: (1) sistem penjatah, (2) sabuk konveyor penangkap benih, dan (3) sistem penggerak penjatah dan sabuk. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penjatahan benih jagung dan kedelai sesuai target, yaitu penjatahan 1 benih pada jarak tanam 20 cm. Kecepatan putar penjatah benih optimum untuk kedelai dan jagung hibrida adalah 30 rpm dan untuk jagung manis adalah 10 rpm. Kejadian benih tidak jatuh untuk kedelai, jagung hibrida, dan jagung manis adalah masing-masing 9%, 7%, dan 22%. Nilai Coefficient of Variation jarak tanam untuk benih kedelai, jagung hibrida, dan jagung manis masing-masing sebesar 6.86%, 4.85%, dan 4.85%. Persentase benih rusak dapat diturunkan dengan memperbesar lubang pengeluaran benih.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126499
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository