View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Uji efikasi (In Vivo) minuman fungsional sari jagung manis probiotik terhadap kesehatan usus dan pertumbuhan pada tikus konstipasi sprague dawley

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.991Mb)
      Date
      2010
      Author
      Aulia, Renny Yunita
      Damanik, M. Rizal M.
      Winarsih, Wiwin
      Herminiati, Ainia
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Konstipasi merupakan masalah kesehatan usus yang banyak dialami oleh manusia. Kesehatan usus harus selalu dijaga agar terhindar dari masalah, misalnya dengan mengkonsumsi makanan atau minuman probiotik. Beberapa studi menunjukkan probiotik berhubungan dengan berat badan, konsumsi ransum, dan feed conversion rate (FCR), tapi beberapa studi lainnya juga ada yang menunjukkan probiotik tidak berhubungan dengan variabel tersebut. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh minuman sari jagung manis probiotik pada tikus jenis Sprague Dawley secara in vivo terhadap kesehatan usus dan efeknya terhadap pertumbuhan, sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik terhadap jumlah sel goblet vili pada tikus normal dan tikus konstipasi dengan metode histopatologi, mengetahui pengaruh pemberian probiotik dengan berat badan, mengetahui pengaruh pemberian probiotik terhadap konsumsi ransum, dan mengetahui pengaruh pemberian probiotik terhadap FCR selama pertumbuhan masa perlakuan dan pasca perlakuan pada tikus normal dan tikus konstipasi. Metode penelitian ini dimulai dengan proses pembuatan minuman sari jagung manis probiotik. Tahap selanjutnya adalah menginduksi 12 ekor tikus dengan tanin sebanyak 5 mg/hari selama lima hari agar mengalami konstipasi. Seluruh kelompok perlakuan diberikan minuman sari jagung manis probiotik selama 10 hari sebanyak 2 ml/hari. Hewan coba yang digunakan dalam penelitian ini adalah tikus jantan strain Sprague Dawley yang berjumlah 24 ekor. Tikus dibagi menjadi delapan kelompok yaitu kelompok normal kontrol, normal dengan intervensi L. acidophilus, normal dengan intervensi L. bifermentans, normal dengan intervensi L. casei, konstipasi kontrol, konstipasi dengan intervensi L. acidophilus, konstipasi dengan intervensi L. bifermentans, konstipasi dengan intervensi L. casei. Tikus diberi ransum dan sisa ransum yang tidak dimakan ditimbang setiap hari. Tikus ditimbang berat badannya setiap dua hari sekali. Nekropsi tikus dan pengambilan ileum untuk pembuatan preparat histopatologi dilakukan di akhir penelitian. Uji histopatologi dilakukan untuk menghitung jumlah sel goblet pada ileum. Hasil perhitungan jumlah sel goblet dianalisis secara statistik. Hasil menunjukkan bahwa jumlah sel goblet pada kelompok normal kontrol lebih banyak daripada kelompok konstipasi kontrol, tetapi tidak berbeda nyata menurut independent t-test (p>0,05). Jumlah sel goblet pada semua kelompok perlakuan tikus normal yang diberi probiotik lebih sedikit daripada jumlah sel goblet kelompok normal kontrol, sedangkan jumlah sel goblet kelompok tikus konstipasi kontrol dengan tikus konstipasi yang diberi perlakuan minuman probiotik menunjukkan lebih besar pada kelompok perlakuan daripada kontrol, tapi perbedaannya tidak signifikan menurut analisis ragam (p>0,05). Hal ini berarti probiotik yang diberikan aman dikonsumsi karena tidak menyebabkan iritasi ataupun infeksi pada usus yang diindikasikan oleh peningkatan mukus. Urutan jumlah sel goblet pada kelompok normal dari terbesar ke terkecil adalah L. bifermentans, L. casei, dan L. acidophilus. Urutan ini juga sama pada kelompok tikus konstipasi, tetapi kebalikan dari kelompok normal, jumlahnya lebih besar pada kelompok perlakuan. Hal ini berarti minuman sari jagung manis probiotik cukup memberikan pengaruh yang baik pada kelompok tikus konstipasi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/126344
      Collections
      • UT - Nutrition Science [3187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository