Pengetahuan, sikap dan perilaku gizi seimbang pada anak sekolah di SDN Gunung Gede Kota Bogor
Abstract
Masalah gizi adalah gangguan pada beberapa segi kesejahteraan
perorangan atau masyarakat yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya
kebutuhan zat gizi yang diperoleh dari makanan (Soekirman 2000). Masalah
gizi bisa diatasi dengan merubah pengetahuan, sikap dan perilaku gizi sehingga
asupan makanan dan gizi bisa lebih baik. Tujuan umum dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan perilaku gizi seimbang pada
anak sekolah di SDN Gunung Gede Kota Bogor. Tujuan khusus penelitian ini
adalah: 1) Mempelajari karakteristik contoh, 2) Mempelajari karakteristik sosial
ekonomi keluarga contoh, 3) Mempelajari pengetahuan gizi dan sikap gizi
seimbang contoh, 4) Mempelajari perilaku gizi berupa kebiasaan makan, jajan
dan aktivitas fisik contoh, 5) Mempelajari kecukupan energi dan protein serta
status gizi contoh, 6)Menganalisis hubungan antara pengetahuan gizi dengan
sikap gizi, sikap gizi dengan perilaku gizi serta pengetahuan gizi dengan
perilaku gizi contoh dan 7) Menganalisis hubungan antara perilaku gizi dengan
kecukupan energi dan protein, serta antara kecukupan energi dan protein
dengan status gizi.
Desain yang digunakan dalam penelitian adalah cross sectional study,
yang dilakukan di SDN Gunung Gede, Kota Bogor, Jawa Barat. SDN Gunung
Gede dipilih dengan pertimbangan sekolah tersebut merupakan lokasi
penelitian payung yang berjudul “Pemberdayaan Masyarakat melalui
Peningkatan Kapasitas Sekolah Dasar Menuju Perilaku Gizi Seimbang di Kota
Bogor”. Pengumpulan data penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2010.
Pemilihan sekolah didasarkan pada beberapa kriteria yaitu: 1) SD negeri di Kota
Bogor; 2) semua siswa yang masuk pagi hari; 3) tidak terdapat kantin di
sekolah; dan 4) terdapat UKS di sekolah yang bersangkutan. Pada sekolah
terpilih, yang mendapatkan intervensi pendidikan gizi adalah kelas 4 dan kelas
5. Dari semua murid kelas 4 dan kelas 5 tersebut diambil 100 murid secara acak
dengan menggunakan simple random sampling yang akan dijadikan contoh
dalam penelitian. Syarat contoh yang di ambil adalah: 1) tinggal bersama ibu
dan ayah atau hanya bersama ibu; dan 2) tidak sakit lebih dari dua hari dalam
satu bulan terakhir. Contoh yang ikut berpartisipasi dalam penelitian ini
sebanyak 94 orang dan keluarga contoh sebanyak 80 keluarga. Data penelitian
yang diperoleh dari kuesioner diolah secara deskriptif dan dianalisis dengan
menggunakan uji korelasi Pearson. Alat bantu yang digunakan adalah Microsoft
excell 2007 dan SPSS 16.0 for Windows.
Sebanyak (58.5%) contoh berusia 11 tahun dengan proporsi contoh
berjenis kelamin perempuan adalah sebanyak 52.1%. Besar uang saku yang
dimiliki contoh berkisar antara Rp.1 000.00 sampai dengan Rp.15 000.00/hari
dengan rata-rata Rp.5 917.00±2 777.00. Sebanyak 64.9% contoh memiliki uang
saku per hari yang berkisar Rp.3 100.00-8 700.00. Uang saku yang dimiliki
contoh rata-rata dialokasikan untuk jajan sebanyak 40.9%. Pendidikan orang tua
contoh baik ayah maupun ibu termasuk kategori baik karena pada umumnya
telah menyelesaikan pendidikan pada tingkat SLTA, Diploma dan S1. Sebanyak
48.8% pekerjaan yang dimiliki ayah adalah pegawai swasta dan PNS/TNI
sebanyak 23.8% dengan status tetap sebanyak 72.5% sedangkan sebanyak
61.3% ibu bekerja sebagai ibu rumah tangga. Pendapatan orang tua contoh
hampir tersebar merata di semua kelompok besar pendapatan yaitu sebanyak
33.8% memiliki pendapatan <Rp.3 000 000.00, pada kelompok pendapatan
Rp.3 000 000.00-5 000 000.00 sebesar 26.2% serta 22.5% pada kelompok Rp.5
000 000.00-10 000 000.00. Sebanyak 61.3% keluarga contoh termasuk ke
dalam keluarga kecil dengan jumlah anggota keluarga kurang atau sama
dengan 4 orang.
Sebagian
Collections
- UT - Nutrition Science [3187]
