View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Hubungan intensitas kerawanan pangan rumah tangga dengan tingkat kecukupan gizi rumah tangga dan status gizi balita: Studi kasus di Kecamatan Cimanuk dan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.709Mb)
      Date
      2010
      Author
      Istiyani, Ivah
      Rimbawan
      Tanziha, Ikeu
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ketahanan pangan adalah kondisi pemenuhan kebutuhan pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari persediaan pangan yang cukup, baik jumlah dan mutunya, aman, merata, dan terjangkau (BKP 2003). Beberapa hasil kajian menunjukkan persediaan pangan yang cukup secara nasional terbukti tidak menjamin perwujudan ketahanan pangan pada tingkat wilayah (regional), Rumah tangga atau individu. Menurut UNDP China (2001) penyebab utama keseringan kerawanan pangan adalah terbatasnya pendapatan atau kemiskinan. Rumah tangga rawan pangan cenderung mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang bergizi. Terjadinya peningkatan intensitas kerawanan pangan rumah tangga diduga mempengaruhi tingkat kecukupan energi dan zat gizi lainnya serta status gizi balita. Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan intensitas kerawanan pangan rumah tangga dengan tingkat kecukupan gizi rumah tangga dan status gizi balita pada rumah tangga di kecamatan tahan pangan dan kecamatan rawan pangan. Adapun tujuan khususnya adalah (1) Mengetahui karakteristik rumah tangga yang meliputi umur, pendidikan, pekerjaan, besar rumah tangga, dan pengeluaran rumah tangga, (2) Menganalisis tingkat intensitas kerawanan pangan rumah tangga, (3) Menganalisis konsumsi pangan, tingkat kecukupan energi dan tingkat kecukupan zat gizi rumah tangga, (4) Menganalisis status gizi balita, (5) Menganalisis hubungan antara tingkat intensitas kerawanan pangan rumah tangga dengan tingkat kecukupan energi dan zat gizi rumah tangga, dan (6) Menganalisis hubungan antara tingkat intensitas kerawanan pangan rumah tangga dengan status gizi balita. Penelitian ini merupakan salah satu bagian dari penelitian dengan judul Kajian Model Program Peningkatan Ketahanan Pangan Rumah tangga yang Terintegrasi dengan Pengentasan Kemiskinan pada Dua Tipologi Wilayah di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Desain penelitian adalah Cross Sectional Study (pengumpulan informasi dalam satu kali survei). Penelitian dilaksanakan mulai akhir bulan Juli sampai dengan pertengahan bulan Agustus 2009, di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposif yakni dua desa yang mewakili tipologi tahan pangan dan dua desa yang mewakili tipologi rawan pangan, kemudian dipilih rumah tangga yang memiliki anak balita dari dua tipologi tersebut. Sebanyak 35 Rumah tangga dipilih dari dua desa yang mewakili tipologi tahan pangan dan rawan pangan. Jumlah rumah tangga keseluruhan dalam penelitian adalah 70 rumah tangga. Rumah tangga diambil secara purposive dengan syarat rumah tangga memiliki balita, mendapat program pengentasan kemiskinan dan bersedia diwawancarai. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Pengambilan data primer dilakukan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner. Jenis data primer yang dikumpulkan antara lain karakteristik rumah tangga (umur, pendidikan, pekerjaan, besar rumah tangga, dan pengeluaran rumah tangga), jenis kelamin, berat badan dan umur balita. Data intensitas kerawanan pangan rumah tangga diperoleh dengan merupakan indikator ketahanan pangan rumah tangga modifikasi dari Kuesioner Qualitative Measure of Food Insecurity and Hunger Module (Kennedy 2002). Data kebiasaan makan iv rumah tangga yang meliputi jenis, berat dan frekuensi pangan dalam satu minggu diperoleh menggunakan Food Frequencies Questionnaire (FFQ). Data sekunder yang dikumpulkan meliputi profil Kecamatan Cimanuk (Desa Kupahandap dan Kadumadang) dan Kecamatan Pagelaran (Desa Bulagor dan Montor) serta data rumah tangga balita yang mendapatkan program ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan. Data karakteristik rumah tangga, intensitas kerawanan pangan dan konsumsi zat gizi Rumah tangga, dan status gizi balita dianalisis secara deskriptif. Hubungan antar variabel dianalisis dengan menggunakan Uji Korelasi Pearson.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/124717
      Collections
      • UT - Nutrition Science [3187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository