Evaluasi Desain Ridger untuk Pemanenan Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.)
Abstract
Kacang tanah memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan produk turunan yang banyak. Kacang tanah dibudidayakan dalam bentuk bedengan. Komoditas ini sangat tersebar dengan area sangat sempit, sehingga lambat mengadopsi teknologi. Penggunaan teknologi dapat menerapkan ridger sebagai alat panen. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi desain ridger sebagai alat panen kacang tanah, menganalisis tingkat efisiensi, dan efektivitas. Penelitian diawali dengan penjajakan lokasi dan persiapan alat, pengujian sifat fisik dan mekanik tanah, uji pemanenan, dan evaluasi desain. Tingkat keberhasilan pemanenan sebesar 88,06%, kacang tidak terpanen 9,73%, dan kacang rusak 2,21%. Kapasitas pemanenan efektif sebesar 135,77 kg/jam, kapasitas pemanenan teoritis 150,41 kg/jam, efisiensi sebesar 90,27%. Hasil evaluasi desain berupa posisi sayap yang menciptakan celah sehingga menghambat pergerakan tanah. Evaluasi berikutnya yaitu Desain mata bajak dan pisau bajak sudah sesuai dan mempermudah kinerja pemanenan. Batang pengatur lebar sayap membantu posisi lebar sayap tetap stabil. Kurvatur sayap membantu pembalikkan dan pergerakan tanah. Penyesuaian perlu dilakukan pada lebar guludan, jumlah alur tanam sebanyak 2 alur, dan menghindari celah pada sayap ridger.
