Hubungan Pengetahuan Gizi dan Praktik Pemberian MP-ASI dengan Kejadian Stunting di Kabupaten Timor Tengah Utara
Abstract
Stunting menjadi masalah gizi dengan prevalensi kejadian tinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan gizi dan praktik pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting di Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari penelitian Better Investment for Stunting Alleviation (BISA) 2020. Desain penelitian ini adalah cross sectional study dengan jumlah subjek sebanyak 781 orang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Sebanyak 15,5% subjek dikategorikan severe stunting dan 19,1% subjek dikategorikan stunting. Hasil uji hubungan menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia subjek dan pendidikan ibu dengan stunting (p<0,05). Sebagian besar ibu subjek memiliki pengetahuan gizi yang baik (47,9%). Hasil uji hubungan menunjukkan bahwa pengetahuan gizi ibu tidak berhubungan signifikan dengan stunting (p>0,05). Sebanyak 80,9% subjek tidak memenuhi Minimum Diet Diversity (MDD), namun 85,8% subjek sudah memenuhi Minimum Meal Frequency (MMF). Terdapat 82,3% subjek yang tidak memenuhi Minimum Acceptable Diet (MAD). Hasil uji hubungan menunjukkan bahwa MDD dan MAD tidak berhubungan signifikan dengan stunting, namun MMF berhubungan signifikan dengan stunting. Stunting is a nutritional problem with a high prevalence in Indonesia. This study aims to analyze the correlation between nutritional knowledge and complementary feeding practices with the incidence of stunting in Timor Tengah Utara District. This study used secondary data from the Better Investment for Stunting Alleviation (BISA) research 2020. The design of this study was cross-sectional study with 781 subjects selected by purposive sampling method. About 15.5% of the subjects were categorized as severe stunting and 19.1% of the subjects were categorized as stunting. The results of the correlation test showed that there was a significant relationship between the subject's age and mother's education with stunting (p<0.05). Most of the subject's mothers had good nutrition knowledge (47.9%). The results of the correlation test showed that mother's nutritional knowledge was not significantly related to stunting (p>0.05). About 80.9% of the subjects did not meet the Minimum Diet Diversity (MDD), but 85.8% of the subjects met the Minimum Meal Frequency (MMF). There were 82.3% of subjects who did not meet the Minimum Acceptable Diet (MAD). The results of the correlation test showed that MDD and MAD were not significantly related to stunting, but MMF was significantly related to stunting.
Collections
- UT - Nutrition Science [3187]
