Pengaruh akumulasi merkuri (Hg) terhadap fisiologi udang windu (penaeus monodon) fabricius
View/ Open
Date
1993Author
Suryanto, Agung
Sastradipradja, Djokowoeryo
Partoatmodjo, Soeratno
Suprapto, Djoko
Metadata
Show full item recordAbstract
Agung Suryanto. Pengaruh Akumulasi Merkuri (Hg) terhadap Fisiologis Udang Windu,
Penaeus monodon Fabricius (di bawah bimbingan Djokowoeryo Sastradipradja sebagai Ketua,
Soeratno Partoatmodjo dan Djoko Suprapto sebagai Anggota).
Akumulasi Hg di tubuh udang, yang ditimbulkan oleh keberadaan Hg di dalam media
pembudidayaan udang, tidak hanya akan mempengaruhi keberadaan Hg di tubuh udang tetapi
juga berpengaruh terhadap fisiologi udang. Oleh sebab itu faktur konsentrasi dan perubah
fisiologi yang terjadi perlu diketahui dalam upaya peningkatan dan kelanjutan budidaya udang
sebagai produk ekspor.
Percobaan ini dilakukan di Laboratorium Pengembangan Wilayah Pantai (LPWP)
UNDIP, Jepara, mulai 20 April sampai dengan 10 Oktober 1992, tujuannya adalah (1)
mengetahui pengaruh korelasi antara salinitas media dan konsentrasi Hg terhadap pola/tingkat
akumulasi Hg pada udang windu, (2) mengevaluasi efek pola/tingkat akumulasi Hg terhadap
fisiologi udang, (3) mengevaluasi keterkaitan antara butir 1 dan butir 2, (4) mengevaluasi sifat
akumulatif Hg melalui penentuan Indeks Faktor Konsentrasi.
Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan dua seri percobaan secara berurutan. Percobaan
pertama (pendahuluan) ditujukan untuk mengetahui toksisitas merkuri guna mencari konsentrasi
aman bagi kelangsungan hidup udang windu. Percobaan utama ditujukan untuk mempelajari
pengaruh akumulasi terhadap fisiologi udang windu. Aspek yang diteliti adalah Akumulasi Hg
pada tubuh udang, konsumsi oksigen clan kuosien respirasi, osmolaritas clan kerja osmotik serta
kelangsungan hidup dan pertumbuhan uclang selama pemeliharaan 3 bulan. Disamping itu juga
dilakukan pengamatan terhadap kualitas air untuk mendukung evaluasi hasil percobaan.
