Perencanaan Jaringan Irigasi Curah Otomatis Untuk Tanaman Jagung di Kebun Pendidikan Cikabayan
Abstract
Indonesia memiliki potensi sumber daya air yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian dalam memenuhi kebutuhan irigasi. Irigasi pada Kebun Percobaan Cikabayan masih berupa irigasi konvensional. Penerapan irigasi curah diperlukan untuk menghindari kekurangan air tanaman pada saat musim kemarau yang dapat mengubah sistem pengairan yang terlalu memboroskan air menjadi sistem pengairan yang efisien dan efektif. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah merancang jaringan irigasi curah otomatis tanaman jagung di Kebun Pendidikan Cikabayan. Kebutuhan air irigasi diperoleh 5,4 mm/hari dengan waktu penyiraman perhari 3 jam 37 menit. Pencurah yang digunakan tipe sprinkler rotor dengan diameter nozel 2 mm, tekanan operasi 20 m, radius curahan 11 m, dan debit pencurah 0,06 liter/detik. Pipa utama skema 1 memiliki diameter 2 inch, pipa subutama 2 inch, pipa manifold 1 inch, dan pipa lateral 0,75 inch. Pipa utama skema 2 memiliki diameter 1,5 inch, pipa subutama 1,5 inch, pipa manifold 1 inch, dan pipa lateral 0,75 inch. Pompa yang digunakan sentrifugal, dimana skema 1 memiliki tekanan 28,50 m dengan debit 1,71 liter/detik dan skema 2 memiliki tekanan 29,99 m dengan debit 0,88 liter/detik. Estimasi rencana anggaran biaya konstruksi untuk skema 1 Rp54.950.000,00 dan skema 2 sebesar Rp43.800.000,00.
