Profil kromatografi lapis tipis dan LC-MS/MS metabolit sekunder hasil fermentasi bekatul dan gandum dengan Aspergillus tamarii
Abstract
Globalisasi menyebabkan peningkatan populasi dunia dan juga resistensi
terhadap obat-obatan. Hal ini menyebabkan adanya dorongan untuk
mengembangkan obat baru. Fungi menghasilkan metabolit sekunder yang
bermacam-macam termasuk beragam obat obat yang secara klinis sangat penting.
Aspergillus tamarii telah dilaporkan sebagai penghasil metabolit sekunder dengan
sifat bioaktivitas berbeda tetapi penelitian tentang analisis profil metabolit sekunder fermentasi dengan Aspergillus tamarii di Indonesia belum pernah dilakukan. Oleh karena itu, penelitian bertujuan analisis profil kromatografi lapis tipis dan LC-MS metabolit sekunder hasil fermentasi bekatul dan gandum dengan Aspergillus tamarii. Penelitian dilakukan fermentasi dengan Aspergillus tamarii strain IPBCC 880066. Analisis kromatografi lapis tipis dilakukan dalam penentuan kondisi optimum fermentasi dimana hasil KLT menunjukkan nilai Rf yang baik pada kondisi suhu inkubasi 25oC, waktu inkubasi 14 hari, dan persentase kelembaban
40%. Analisis LC-MS dalam identifikasi senyawa hasil fermentasi pada kondisi optimum menunjukkan fermentasi bekatul dan gandum dengan Aspergillus tamarii menghasilkan senyawa N-(2-hidroksipropil)-2-metilakrilamida dan N6-[(benziloksi)karbonil]-L-lisin.
Collections
- UT - Biochemistry [1466]
