Karakterisasi morfologi dan variasi gen COI dan COII DNA mitokondria Genus Etiella, Scirpophaga, dan Ostrinia (Lepidoptera: Superfamili Pyraloidea)
View/ Open
Date
2013Author
Pratami, Gina Dania
Raffiudin, Rika
Samudra, I Made
Metadata
Show full item recordAbstract
Pyraloidea, salah satu superfamili dari Ordo Lepidoptera terdiri dari Famili
Pyralidae dan Crambidae. Sebagian besar serangga dalam Superfamili Pyraloidea
merupakan serangga penggerek tanaman pertanian. Serangga penggerek Etiella
zinckenella (Pyralidae: Phycitinae) dikenal sebagai penggerek polong kedelai.
Ostrinia furnacalis (Crambidae: Pyraustinae) sebagai penggerek batang jagung
dan Scirpophaga excerptalis (Crambidae: Schoenobiinae) penggerek pucuk tebu.
Ketiga spesies serangga tersebut telah dilaporkan dapat menurunkan hasil
produksi tanaman pertanian di beberapa wilayah Indonesia. Identifikasi secara
tepat dengan menggunakan karakterisasi morfologi dan molekular dapat
membantu dalam pengendalian serangga tersebut.
Karakterisasi morfologi dilakukan untuk mempelajari perbedaan morfologi.
Kunci identifikasi yang ada hanya untuk Ordo Lepidoptera secara umum. Kunci
identifikasi serangga penggerek berdasarkan morfologi pada level famili,
subfamili, dan genus dalam Ordo Lepidoptera belum ada di Indonesia.
Analisis molekular digunakan untuk mendukung data morfologi, sehingga
identifikasi suatu spesies serangga akan lebih tepat. Genom DNA mitokondria
(DNAmt) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mempelajari
keragaman genetik dan hubungan kekerabatan suatu spesies. Gen DNAmt yang
banyak digunakan dalam studi molekular sebagai penanda dalam analisis variasi
genetik adalah gen Cytochrome c Oxidase I dan II (COI dan COII). Gen COI dan
COII memiliki variasi genetik yang tinggi, tidak ada delesi dan insersi.
Data molekular gen COI dan COII telah dilakukan untuk E. zinckenella di
Italia dan Cina, O. furnacalis di Cina; Vietnam; dan Jepang, sedangkan S.
excerptalis hanya ada untuk gen COII di India dan Papua Nugini. Data gen COI
dan COII ketiga spesies penggerek tersebut di Indonesia belum ada. Oleh sebab
itu, dilakukan karakterisasi molekular pada gen COI dan COII ketiga spesies
tersebut sebagai database serangga penggerek di Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkarakterisasi perbedaan morfologi
Genus Etiella (Pyralidae; Phycitinae), Genus Scirpophaga (Crambidae;
Schoenobiinae), dan Genus Ostrinia (Crambidae; Pyraustinae). (2)
mengkarakterisasi variasi gen COI dan COII DNA mitokondria E. zinckenella, S.
excerptalis, dan O. furnacalis.
Serangga E. zinckenella dari populasi Brebes (Jawa Tengah) dan O.
furnacalis dari populasi Bogor (Jawa Barat) yang telah dipelihara di Laboratorium
BB-Biogen. S. excerptalis dikoleksi dari pertanaman tebu di Tulang Bawang
(Lampung).
Tahap karakterisasi morfologi terdiri dari pengamatan karakter eksternal,
preparasi venasi sayap dan organ genitalia. Karakterisasi molekular terdiri dari
tahap ekstraksi DNA dengan metode CTAB, amplifikasi DNA, dan perunutan
DNA. Analisis DNA dilakukan berdasarkan homologi sekuen DNA dan asam
amino, serta analisis jarak genetik dan filogeni.
