Pengembangan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Manajemen Produksi Broiler di Closed House System
View/ Open
Date
2015Author
Fernando, Yusra
Seminar, Kudang Boro;
Hermadi, Irman;
Afnan, Rudi;
Metadata
Show full item recordAbstract
Pengembangan sistem manajemen pengetahuan produksi broiler ini merupakan
penelitian yang telah dikembangkan sebelumnya oleh mahasiswa teknik mesin dan bio
sistem strata satu bernama Moh Zaiful Arifin pada tahun 2013 berjudul Pengembangan
basis pengetahuan budidaya broiler closed house. Penelitian yang dibangun ini meliputi
empat bagian inti yaitu bagianpedoman DOC, pakan, lingkungan, dan penyakit. Penelitian
tersebut menghasilkan model pohon pengetahuan dalam bentuk decision tree dan database
budidaya broiler closed house dan prototipe website basis pengetahuan budidaya broiler
closed house bersifat localhost. Beberapa saran yang telah disampaikan pada penelitian
Moh Zaiful Arifin diantaranya perlu pengembangan sebuah sistem untuk memperkaya
pengetahuan budidaya ayam broiler dengan sistem perkandangan tertutup dengan model
pengetahuan baru agar dapat menjelaskan pengetahuan secara jelas dan lebih spesifik pada
tiap tahapan budidaya serta pengembangan sebuah prototipe website dengan akses jaringan
online.
Sebuah penelitian pengembangan sistem manajemen pengetahuan manajemen
produksi broiler di closed house system dengan mengutamakan basis pengetahuan
dilaksanakan berdasarkan hasil penelitian tersebut dan penelitian terkait sebelumnya. .
Pengembangan sistem manajemen pengetahuan produksi broiler di closed house system ini
berbasis jaringan semantik dan ontologi dengan menggunakan aplikasi bernama Protégé.
Jaringan semantik dan ontologi digunakan sebagai model representasi pengetahuan dengan
melakukan proses menangkap pengetahuan (captured knowledge) dari studi literatur dan
wawancara dengan pakar manajemen produksi broiler closed house serta peternak ayam
broiler. Pengetahuan yang ditangkap pada proses manajemen produksi ayam broiler yaitu,
pengelolaan Day Old Chick (DOC); pengelolaan pakan; pengelolaan sistem pemeliharaan;
pengelolaan kesehatan; pengelolaan fisik kandang dan pengelolaan panen. Pengetahuan
yang telah ditangkap (capture) kemudian dimodelkan menjadi sebuah peta pengetahuan
yang menjadi dasar sebagai inference system dalam pembuatan prototipe website sistem
manajemen pengetahuan. Penelitan ini menghasilkan sebuah prototipe website berbasis
jaringan semantik dan ontologi dengan kemampuan hyperlink system. Beberapa aturan
(rule) untuk model pengetahuan telah dihasilkan yaitu pemetaan domain pakan; pemetaan
domain kesehatan; pemetaan domain sistem pemeliharaan; pemetaan domain fisik
kandang; dan pemetaan domain panen, serta penggabungan domain pengetahuan menjadi
sebuah model pemetaan pengetahuan manajemen produksi. Saran untuk kelanjutan
penelitian ini adalah pengembangan sistem dengan konsep web service yang dapat
membagi pengetahuan dengan mengabaikan keberagaman bahasa pemrogaman.
