Potensi Ampas Tahu Sebagai Bio-Katalis Pada Metode Carbonate Precipitation untuk Perbaikan Tanah Ekspansif
Abstract
Tanah lempung ekspansif menjadi salah satu fenomena tanah dasar yang sering menyebabkan kerusakan jalan. Sifat kembang susut yang tinggi dari tanah tersebut membuat ketidakseimbangan pada struktur jalan. Salah satu metode potensial yang dapat diterapkan untuk perbaikan tanah adalah metode calcite precipitation. Namun, metode ini memerlukan katalis pada prosesnya. Riset ini bertujuan mengevaluasi penggunaan ampas tahu sebagai bio-katalis pada metode calcite precipitation untuk perbaikan tanah ekspansif pada jalan. Terdapat beberapa variasi ampas tahu yang direaksikan dengan reagent (urea dan kalsium klorida) sebagai larutan treatment. Metode yang dilakukan terdiri dari identifikasi tanah, uji hidrolisis, uji presipitasi, Atterberg Limits, uji CBR, uji SEM, dan uji XRD. Didapatkan bahwa konsentrasi optimum ampas tahu sebesar 40 g/L. Hasil menunjukkan adanya penurunan swelling ratio pada tanah treatment menggunakan kalsit sebesar 12,5%. Nilai CBR tanah juga meningkat sebesar 23,9% setelah diberi perlakuan. Dari hasil SEM dan XRD, didapatkan bahwa terbentuk material aragonit, kalsit, dan vaterit.
