View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Efektivitas Ekstrak Kedelai pada Pra-Kebuntingan (5, 10, 15 hari) Tikus untuk Meningkatkan Profit Reproduks

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (2.380Mb)
      Date
      2005
      Author
      Garvita, R. Vitri
      Kusumorini, Nastiti
      Satyaningtijas, Aryani S.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kedelai mengandung fitoestrogen dalam jumlah yang bermakna pengobatan pada manusia antara lain dapat mengurangi berbagai sindrom menopause, sebagai antioksidan dan antikanker. Isoflavon adalah salah satu bentuk fitoestrogen. lsoflavon memiliki aktivitas estrogen yang dapat berikatan dengan reseptor estrogen manusia maupun hewan, khususnya pada saluran reproduksi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat efektivitas ekstrak kedelai 5 mg/ I 00 g bobot badan/hari pada pra-kebuntingan (5, I 0, 15 hari) tikus dalam meningkatkan profil reproduksi. Tikus betina paritas II sebanyak 60 ekor dibagi kedalam 4 kelompok percobaan masing-masing terdiri 15 ekor tiap kelompok: E-0 (kontrol), E-1 (dicekok ekstrak kedelai 5 mg/100 g bb/hari selama 5 hari), E-2 (dicekok ekstrak kedelai 5 mg/I 00 g bb/hari selama 10 hari), dan E-3 ( dicekok ekstrak kedelai 5 mg/I 00 g bb/hari selama 15 hari). Pencekokan pertama dilakukan pada saat fase estrus. Seluruh hewan yang telah di cekok kemudian dilakukan perkawinan, kecuali K I. Setiap kelompok dibagi dalam 3 bagian yaitu 5 ekor dikorbankan setelah perlakuan pencekokan ekstrak kedelai (K 1 ), 5 ekor dikorbankan setelah perlakuan pencekokan ekstrak kedelai dan melahirkan (K2), serta 5 ekor dikorbankan setelah perlakuan pencekokan ekstrak kedelai dan melahirkan kemudian dibiarkan menyusui anaknya sampai lepas sapih untuk pengukuran bobot anak lepas sapih (K3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kedelai 5 mg/ I 00 g bb/hari selama 15 hari (E 3) menunjukkan profil reproduksi yang lebih baik daripada kontrol yaitu dapat meningkatkan berat ovari sebesar 125% (0.09 ± 0.021)g, berat uterus 58% (0.46 ± 0.354)g, berat kelenjar mammae 100% (0.9 ± 0.52)g, kuantitatif produksi susu total (4.68 ± O.S)g dan pertambahan bobot badan anak (10.93 ± 1.14)g.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/117720
      Collections
      • MT - Mathematics and Natural Science [4149]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository