View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kinerja Produksi Pendederan Lobster Pasir Panulirus homarus Stadia Puelurus dalam Keramba Jaring Apung dengan Intensitas Cahaya yang Berbeda

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (548.6Kb)
      Fulltext (1.562Mb)
      Lampiran (679.9Kb)
      Date
      2023
      Author
      Driartama, Ilham
      Effendi, Irzal
      Hadiroseyani, Yani
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Lobster pasir (Panulirus homarus) merupakan hewan nokurnal yang aktif pada kondisi cahaya rendah. Sistem budidaya dengan intensitas cahaya yang rendah diharapkan bisa mendapatkan kinerja produksi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pencahayaan melalui pemakaian penutup paranet berbagai lapis pada keramba jaring apung (KJA) terhadap kinerja produksi pendederan puelurus lobster. Puelurus lobster pasir berbobot 0,31±0.015 g dan panjang 2.20±0.098 cm yang berasal dari Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung dipelihara dalam keramba tenggelam berukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm dengan kepadatan 20 ekor/keramba atau 93 ekor/m³. Perlakuan terdiri atas 0, 3, dan 6 lapisan paranet penutup KJA dan masing-masing dengan 3 ulangan. Penggunaan paranet sebanyak 3 dan 6 lapis pada KJA yang ditenggelamkan satu m di bawah permukaan laut dapat mengurangi intensitas cahaya masing-masing sebesar 93.71% dan 97.35%. Intensitas cahaya diukur tiga kali/hari pada pukul 08.00, 10.00, dan 16.00 menggunakan luxmeter. Benih lobster dipelihara selama 40 hari, dan diberi pakan ikan runcah sebanyak 20% dari biomassa dengan frekuensi 1 kali/hari pada pukul 17.00, jenis runcah yang digunakan yaitu ikan petek, tanjan, dan teri. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kelangsungan hidup, koefisien keragaman panjang, tingkat kanibalisme, dan histologi mata dipengaruhi intensitas cahaya, sedangkan pertumbuhan bobot maupun panjang tidak dipengaruhi. Perlakuan terbaik adalah pemberian penutup tiga lapis (intensitas cahaya 1800-5035 lux) yang memberikan tingkat kelangsungan hidup sebesar 68%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116790
      Collections
      • UT - Aquaculture [2191]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository