View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Mikrobiologi dan Metagenomik Tepung Tempe

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (599.7Kb)
      Fullteks (1.074Mb)
      Lampiran (525.9Kb)
      Date
      2023
      Author
      Jonesti, Wilfadri Putra
      Suwanto, Antonius
      Meryandini, Anja
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tempe merupakan pangan fungsional asal Indonesia yang dibuat melalui proses fermentasi dan mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Kandungan oligosakarida dan mikroba yang masih hidup atau yang sudah mati pada tempe dapat berfungsi sebagai prebiotik, probiotik maupun paraprobiotik. Pembuatan tepung tempe bertujuan untuk memperpanjang masa simpannya. Tempe dibuat melalui proses fermentasi dan besar kemungkinan mikroba tersebut terbawa ke dalam produk tepung tempe. Keberadaan bakteri sebagai probiotik maupun paraprobiotik pada tepung tempe akan sangat bagus untuk kesehatan pencernaan manusia. Oleh karena itu diperoleh tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui komposisi jumlah bakteri hidup dan mati dari kelompok bakteri asam laktat (BAL) dan Enterobacteriaceae sebagai kandidat probiotik dan paraprobiotik pada tepung tempe melalui analisis mikrobiologi dan metagenomik. Sampel tepung tempe dianalisis berdasarkan proses pengeringan yaitu dijemur dan dioven. Bakteri yang dapat dikultur dan tidak dapat dikultur pada tepung tempe secara berturutturut dikuantifikasi menggunakan standar plate count dan qPCR, sedangkan sel bakteri yang rusak akibat proses pengeringan dikuantifikasi menggunakan Propidium Monoazide-Quantitative Polymerase Chain Reaction (PMA-qPCR). Tepung tempe mengandung bakteri hidup sebanyak 4-5 log CFU/g dan bakteri mati dengan sel utuh sebanyak 9 log CFU/g. Jumlah bakteri hanya berbeda sedikit antara kedua proses pengeringan. Berdasarkan analisis qPCR, jumlah bakteri asam laktat (BAL) lebih tinggi dibandingkan jumlah Enterobacteriaceae pada kedua sampel tepung tempe. Populasi bakteri BAL dan Enterobacteriaceae yang diestimasi dengan qPCR lebih tinggi dibandingkan dengan analisis kultur. Komposisi jenis bakteri yang diisolasi dari tepung tempe sebagian besar juga terdapat pada tempe. Hasil ini menunjukkan bahwa tepung tempe kering matahari atau kering oven mempunyai potensi sebagai pangan fungsional karena mengandung bakteri hidup dan mati sebagai kandidat probiotik dan paraprobiotik dengan jumlah tinggi berdasarkan analisis PMA-qPCR.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116715
      Collections
      • MT - Mathematics and Natural Science [4162]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository