View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Korelasi dan Komponen Utama Kualitas Air dengan Kinerja Produksi Budidaya Udang Vaname di PT Biru Laut Nusantara

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (425.9Kb)
      Full Text (724.1Kb)
      Lampiran (1.017Mb)
      Date
      2023
      Author
      Putri, Joana Euphemia
      Nirmala, Kukuh
      Nurussalam, Wildan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Volume ekspor udang vaname Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Upaya peningkatan produksi udang vaname dilakukan dengan menggunakan sistem budidaya intensif. Kualitas air menjadi faktor yang perlu diperhatikan pada sistem intensif karena akan berpengaruh terhadap kinerja produksi budidaya udang vaname. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter kualitas yang diduga menyebabkan kelompok kolam K80 memiliki produktivitas lebih rendah dibandingkan dengan K100 di PT Biru Laut Nusantara Pangandaran, Jawa Barat. Penelitian dilakukan secara non eksperimental. Prosedur penelitian meliputi observasi lapangan, pengukuran parameter penelitian, dokumentasi, diskusi, dan analisis parameter kualitas air dengan kinerja produksi kolam pengamatan. Parameter penelitian yang diamati meliputi survival rate (SR), average daily growth (ADG), feed conversion ratio (FCR) dan kualitas air. Data penelitian dianalisis secara deskriptif menggunakan grafik dan secara statistik menggunakan uji korelasi dan principal component analysis (PCA). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada parameter magnesium (Mg) dimana K80 bernilai lebih rendah dibandingkan K100, sedangkan parameter kualitas air lainnya cenderung serupa. Perbedaan tersebut terletak pada DOC 80 yaitu parameter magnesium dari K80 bernilai 700 mg L-1 sedangkan K100 bernilai 800–900 mg L-1. Oleh karena itu parameter magnesium (Mg) diindikasikan sebagai parameter yang menyebabkan K80 memiliki produktivitas lebih rendah dibandingkan K100. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa terdapat beberapa parameter kualitas air yang memiliki keterkaitan terhadap parameter kinerja produksi (SR, ADG, FCR). Parameter kualitas air yang memiliki keterkaitan dengan SR meliputi pH pagi, salinitas, dan alkalinitas. Parameter kualitas air yang memiliki keterkaitan dengan ADG meliputi pH pagi, DO pagi, dan DO malam. Parameter kualitas air yang memiliki keterkaitan dengan FCR meliputi salinitas, alkalinitas dan DO sore. Hasil analisis PCA menunjukkan bahwa terdapat dua komponen utama parameter kualitas air yang masing-masing dicirikan oleh parameter total alkalinitas (0,352) dan kecerahan (0,382).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116277
      Collections
      • UT - Aquaculture [2193]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository