Isoterm Adsorpsi pada Filter Karbon Aktif dengan Pengaruh Model Multimedia Filter pada Recirculating Aquaculture System (RAS)
Abstract
Teknik pengolahan air yang dapat digunakan untuk menghasilkan kualitas
air yang baik bagi budidaya ikan koi salah satunya adalah dengan penerapan
Recirculating Aquaculture System (RAS). Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis kesesuaian adsorpsi dari multimedia filter dan karbon aktif yang
digunakan dengan model isoterm adsorpsi. Penelitian dilakukan dengan mengukur
konsentrasi parameter amonia, nitrit, TSS, alkalinitas, suhu, pH, dan DO pada
kualitas air dengan menerapkan beberapa variasi pada ketebalan dan debit
multimedia filter. Variasi debit yang digunakan antara lain 45 L/menit dan 22,5
L/menit, serta variasi ketebalan media zeolite yang digunakan antara lain 30 cm, 60
cm, dan 90 cm. Kemudian melakukan analisis isoterm adsorpsi dengan
menggunakan model isoterm adsorpsi langmuir, freundlich, temkin, halsey, dan
khan. Kualitas air influen dan efluen pada unit filter karbon aktif menunjukan
penurunan konsentrasi amonia, nitrit, dan TSS. Dari beberapa variasi yang
digunakan, variasi ke-5 (ketebalan zeolite 90 cm dan debi 45 L/menit) merupakan
variasi yang terbaik. Model isoterm adsorpsi khan merupakan model yang paling
sesuai dikarenakan memiliki tingkat kesesuaian regresi yang paling tinggi. One of the water treatment techniques that can be used to produce good water
quality for koi fish farming is the application of the Recirculating Aquaculture
System (RAS). This study aims to analyze the adsorption suitability of the
multimedia filter and activated carbon used with the adsorption isotherm model.
The research was conducted by measuring the concentration of ammonia, nitrite,
TSS, alkalinity, temperature, pH, and DO parameters on water quality by applying
several variations on the thickness and discharge of the multimedia filter. Variations
in the discharge used included 45 L/min and 22.5 L/min, and variations in the
thickness of the zeolite media used were 30 cm, 60 cm, and 90 cm. Then analyze
the adsorption isotherm using the Langmuir, Freundlich, Temkin, Halsey, and Khan
adsorption isotherm models. The quality of the influent and effluent water in the
activated carbon filter unit showed a decrease in the concentration of ammonia,
nitrite, and TSS. Of the several variations used, the fifth variation (zeolite thickness
90 cm and debi 45 L/min) is the best variation. Khan adsorption isotherm model is
the most suitable model because it has the highest level of regression suitability.
