View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perancangan Kemasan Atmosfir Termodifikasi untuk Jamur Merang (Volvariella volvacea)

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (317.6Kb)
      Fullteks (807.4Kb)
      Lampiran (1.301Mb)
      Date
      2022
      Author
      Saputri, Diah Ega
      Nugroho, Lilik Pujantoro Eko
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Jamur merang merupakan komoditas pertanian yang masih mengalami proses respirasi setelah dipanen dan memiliki laju respirasi yang tinggi menyebabkan cepat terjadinya pembusukan. Hal tersebut menyebabkan penjual jamur merang mengalami kerugian. Salah satu cara agar laju respirasi dapat diturunkan yaitu kombinasi penyimpanan dingin dengan pengemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perubahan mutu jamur merang selama penyimpanan agar mendapatkan data yang valid terkait dengan kualitas jamur merang dalam penyimpanan. Metode MAP merupakan metode yang dapat menurunkan laju respirasi. Dalam merancang MAP dibutukan data laju respirasi jamur merang. Oleh karena itu, penelitian ini juga mengukur laju respirasi pada jamur merang selama penyimpanan. Suhu penyimpanan yang digunakan pada penelitian ini yaitu suhu 2 oC, 10 oC, 20 oC, dan suhu ruang. Parameter mutu yang diamati pada penelitian ini meliputi kadar air, susut bobot, kekerasan, dan perubahan warna. Ada empat tahapan penelitian dalam penelitian ini yaitu persiapan sampel, pengukuran mutu, pengukuran respirasi dilakukan menggunakan metode closed system, dan simulasi MAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penyimpanan suhu rendah laju respirasi akan semakin menurun. Kualitas penyimpanan jamur merang paling baik pada suhu 20 oC. Umur simpan jamur merang pada suhu 2 oC dan 10 oC hanya 1 hari setelah masa panen. Penyimpanan pada suhu ruang mampu bertahan selama 2 hari setelah masa panen dan penyimpanan pada suhu 20 oC mampu bertahan paling lama yaitu hingga 3 hari setelah masa panen. Jamur merang mengalami Chilling injury pada suhu 10 oC. Perancangan kemasan MAP dilakukan dengan simulasi berdasarkan data laju respirasi untuk mendapatkan komposisi gas O2 dan CO2 setimbang dalam kemasan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112323
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository