Rancang Bangun Machine Vision untuk Evaluasi Keragaan Tanaman Purwoceng (Pimpinella pruatjan) Terhadap Perlakuan Dosis Nutrisi dan Lama Penyinaran
Abstract
Tanaman purwoceng merupakan salah satu tanaman herba asli Indonesia yang berkhasiat obat dan dikategorikan hampir punah yang tumbuh di dataran tinggi. Budidaya tanaman purwoceng dilakukan pada ruang terkendali plant factory. Penelitian ini bertujuan membangun program computer untuk mengamati bentuk fisik tanaman purwoceng menggunakan dimensi fraktal, luas tajuk tanaman, dan luminosity untuk mengevaluasi keragaan tanaman purwoceng pada berbagai perlakuan dosis nutrisi dan lama penyinaran. Tahapan penelitian ini mengacu pada tahapan pembangunan program komputernya. Mengevaluasi keragaan tanaman purwoceng pada berbagai perlakuan dosis nutrisi dan lama penyinaran dengan menggunakan image processing. Terdapat 9 perlakuan untuk nutrisi dan lama penyinaran. Program luas daun mengacu pada nilai jumlah piksel yang memiliki presentase MAPE sebesar 5,67%. Pada 9 perlakuan nutrisi dan pencahayaan, perlakuan 1000 ppm-14 jam memiliki nilai rata-rata dimensi fraktal terbesar dan perlakuan 1000 ppm-16 jam memiliki luas tajuk daun terbesar, dan nilai luminosity terkecil ada pada perlakuan 1500 ppm-16 jam. Melalui nilai luas daun, luminosity, dan dimensi fraktal sistem ini mampu memberikan informasi perlakuan terbaik untuk pertumbuhan tanaman purwoceng. Purwoceng is one of Indonesia's native herbaceous plants that has medicinal efficacy and categorized as almost extinct that grows in the plateau. Cultivation of purwoceng is carried out in the Plant Factory. This research aims to build a computer program to observe the physical form of purwoceng using fractal dimensions, leaf area, and luminosity to performance of purwoceng with nutrition dosage and photo periodicity. The stages of the research refers to computer development program. Evaluate the performance of purwoceng on nutrition dosage and photo periodicity using image processing. There are 9 treatments for nutrition and photo periodicity. The leaf area program refers to the value of the total pixels that have Mean Absolut Percentage error of 5.67%. In 9 nutrient and lighting treatments, the 1000 ppm-14 hours treatment has the largest fractal dimension value and the 1000 ppm-16 hours treatment has the largest leaf area, and the smallest luminosity value is in the 1500 ppm-16 hours treatment. This system is able to provide the best treatment information for the growth of purwoceng through the leaf area, luminosity, and fractal dimensions.
