Kualitas selama Penyimpanan dan Umur Simpan Makanan Formula Cair Instan Berbahan Tepung Lele dan Tepung Daun Kelor
Abstract
Makanan formula cair instan berbahan tepung lele (Clarias gariepinus) dan
tepung daun kelor (Moringa oleifera) memiliki kandungan gizi yang tinggi protein
dan kalsium yang dapat dimanfaatkan sebagai makanan selingan untuk membantu
meningkatkan status gizi penderita gizi kurang. Makanan formula cair dibuat dalam
bentuk instan untuk memperpanjang umur simpan, namun selama penyimpanan
makanan cair instan dapat mengalami penurunan kualitas yang berpengaruh
terhadap menurunnya kandungan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati
perubahan kualitas selama 42 hari penyimpanan pada tiga suhu yang berbeda
(25°C, 35°C and 40°C) serta pendugaan umur simpan makanan cair instan.
Perubahan mutu dianalisis menggunakan parameter kritis (aktivitas air dan
ketengikan) serta parameter pendukung (proksimat, kalsium, bioavailabilitas
kalsium dan daya cerna protein). Umur simpan dihitung menggunakan metode
Accelerated Shelf-Life Testing (ASLT) model Arrhenius. Hasil penelitian
menunjukkan terdapat perubahan signifikan pada batas aman makanan formula cair
instan untuk kadar air, kadar abu, lemak, kadar kalsium dan bioavailabilitas
kalsium. Sensori (warna, rasa, aroma dan kekentalan) tidak menunjukkan adanya
perubahan yang signifikan, namun kecerahan warna berubah signifikan selama
penyimpanan. Hasil pendugaan umur simpan menunjukkan kualitas makanan
formula cair instan dapat bertahan selama 70 hari berdasarkan parameter aktivitas
air. Formula instant liquid food containing catfish flour and moringa leaf powder
has high protein and calcium which can be used as a snack to help improvement
nutritonal status for malnourished patients. Liquid food was made in instant form
to extend shelf-life, however the decreasing quality of instant liquid food can
happen which affects the decrease of nutritional content. This research aimed to
analyze quality due to storage period for 42 days at various temperature (25°C,
35°C and 40°C) and estimated shelf life of instant liquid food. Quality changes were
analyzed using critical parameters (activity water and rancidity) and additional
parameters (proximate, calcium, Ca bioavailability analysis and protein
digestibility). Estimated of shelf life was analyzed using Arrhenius Accelerated
Shelf-Life Testing model. The result showed that there were significant changes in
water content, ash content, fat content, calcium level, calcium bioavailability during
storage, but the changes that occur were still within safe limit. Sensory (color, taste,
aroma and viscosity) did not show any significant changes, but the brightness of the
color changed significantly during storage. The study showed that the storage time
of formula instant liquid food containing catfish flour and Moringa leaf powder is
about 70 days.
Collections
- UT - Nutrition Science [3187]
