View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kajian Implementasi Program Kesehatan dan Keselamatam Kerja Rumah Potong Hewan (RPH) di DKI Jakarta

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (1.592Mb)
      Artikel utama (3.541Mb)
      Lampiran (1.188Mb)
      Date
      2022
      Author
      Bahtiyar, Much. Helmi
      Nuraini, Henny
      Cyrilla, Lucia
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Rumah Pemotongan Hewan bertanggung jawab atas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) para pekerja dan orang lain yang berhubungan dengan kegiatan. Tujuan penelitian adalah mengkaji implementasi program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada RPH di DKI Jakarta. Penelitian menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assesment, and Risk Control (HIRARC) sebagai pedoman untuk identifikasi potensi bahaya dan gangguan kesehatan pada Rumah Potong Hewan (RPH). Penelitian dilakukan di RPH A, B dan C. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengisian kuisioner melalui wawancara. Penilaian resiko bahaya dilakukan menggunakan metode likelihood dan severity. Hasil identifikasi bahaya kemudian digolongkan menurut penentuan risiko, yaitu resiko rendah, sedang dan tinggi untuk kemudian ditentukan metode pengendalian resiko. Terdapat 15 aktivitas pekerjaan di RPH yang memiliki potensi bahaya. Hasil identifikasi memperlihatkan bahwa RPH A memiliki potensi bahaya lebih besar dibandingkan dengan RPH B dan C. Hasil penilaian keparahan bahaya (Severity) yang dilakukan berdasarkan risk analysis dan risk evaluation menunjukkan bahwa persentase dampak risiko sangat ringan sebesar 7%, resiko ringan adalah 34 %, dampak risiko sedang sebesar 34%, risiko berat 21% dan risiko fatal 3%. Peluang terjadinya suatu kecelakaan (likelihood) pada ketiga RPH menunjukkan bahwa RPH C lebih jarang sekali terjadi kecelakaan dengan persentase 53%. Semakin kecil kapasitas produksi suatu RPH, maka semakin kecil kemungkinan terjadi kecelakaan. Pengendalian risiko merupakan tahap akhir dari metode HIRARC. Bahaya yang paling dominan adalah bahaya yang berkaitan dengan kelalaian dan ketidakdisiplinan pekerja. Pengendalian resiko yang diterapkan adalah penggunaan alat pelindung diri. Secara umum penerapan program K3 pada ketiga RPH sudah berjalan baik. Namun dari faktor pekerja, diperlukan kesadaran akan adanya bahaya kerja.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/111468
      Collections
      • MT - Animal Science [1304]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository