Uji Konsentrat Berbasis Bahan Pakan Lokal dengan Penambahan ProMa pada Sapi di Kuansing Farm
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas nutrisi ProMa (suplemen dengan teknologi slow release amonia) dan mengevaluasi substitusi konsentrat berbahan baku ProMa terhadap konsentrat lokal pada produktivitas ternak. Penelitian menggunakan sapi Brahman Cross bobot 338 ± 63 kg. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) split plot (In Time) 3 x 2 dengan 4 ulangan. Petak utama terdiri dari T0 = rumput lapang + konsentrat lokal, T1 = rumput lapang + konsentrat campuran (T1+T2), dan T2 = rumput lapang + konsentrat disuplementasi ProMa dan anak petak terdiri dari 10 hari pertama (P1) dan 10 hari kedua (P2). Data dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut menggunakan uji lanjut Tukey. Peubah yang diukur adalah konsumsi bahan kering, pertambahan bobot badan harian, dan efisiensi penggunaan pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ProMa dalam konsentrat dapat meningkatkan penggunaan ubi kayu (51,5%) dan tepung ikan (10%) tanpa menurunkan produktivitas ternak. Konsentrat disuplementasi ProMa dapat mensubstitusi konsentrat lokal dengan hasil lebih baik dengan meningkatnya konsumsi bahan kering dan pertumbuhan bobot badan ternak yang juga disebabkan tingginya penggunaan tepung ikan. This study was aimed to test the nutritional quality of ProMa (feed supplement with slow release amonia technology) and evaluated substitution of ProMa based concentrate against local concentrate on productivity. This study used Brahman Cross cattle weighing 338 ± 63 kg. Research design used randomized block design (RBD) split plot (In Time) 3 x 2 with 4 replicates. Main plot were T0 = airy grass + local concentrate, T1 = airy grass + mixed concentrate (T1+T2), and T2 = airy grass + ProMa based concentrate and sub plot were first 10 days (P1) and second 10 days (P2). Data were analyzed using ANOVA and post test used Tukey test. Observed variable were dry materials consumption, daily weight gain, and feed utilization efficiency. The results showed that addition of ProMa in concentrate could increase the use of cassava (51.5%) and fish meal (10%) without lowering productivity. ProMa based concentrate could substitute local concentrate with better results from increased consumption of dry materials and growth of cattle body weight which also due to the high use of fish meal.
