View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Kebijakan Gizi dalam Menurunkan Prevalensi Stunting di Jawa Barat.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (12.43Mb)
      Date
      2020
      Author
      Kineta, Gabriela Vianka
      Baliwati, Yayuk Farida
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Menurut Riskesdas 2018, prevalensi balita stunting di Jawa Barat 31.1% dan tergolong tinggi. Penanganan masalah stunting menjadi prioritas dalam kebijakan pembangunan nasional. Kebijakan menjadi salah satu akar masalah dan prasyarat pendukung dalam menanggulangi masalah gizi. Tujuan penelitian adalah menganalisis kebijakan gizi dalam menurunkan prevalensi stunting di kabupaten/kota Jawa Barat. Desain penelitian adalah studi ekologi. Lokasi penelitian di Jawa Barat dengan unit penelitian 27 kabupaten/kota. Jenis data adalah data sekunder berupa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan prevalensi stunting kabupaten/kota Jawa Barat. Sumber data dari Badan Pusat Statistik, Riset Kesehatan Dasar, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Kebijakan gizi dilakukan dengan menganalisis konten, aktor, anggaran. Analisis konten berupa analisis kesesuaian program intervensi gizi. Analisis aktor berupa analisis keterlibatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam program intervensi gizi. Analisis anggaran berupa analisis anggaran program intervensi gizi. Uji korelasi antar variabel dengan spearman. Hasil menunjukkan rata-rata kabupaten/kota memiliki program intervensi gizi yang sesuai standar sebesar 62%. Kabupaten Bandung barat memiliki persentase kesesuaian paling tinggi yaitu 79%. Keterlibatan OPD Kabupaten Bandung dalam program paling banyak, yaitu 37. Rata-rata intensitas keterlibatan OPD kabupaten/kota sebesar 90.4%. Anggaran program paling besarn Rp 1,674.84 milliar dimiliki Kabupaten Bandung. Uji korelasi menunjukkan jumlah kesesuaian program berhubungan positif signifikan dengan prevalensi stunting.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/105109
      Collections
      • UT - Nutrition Science [3187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository