Analisis Kemometrik Umur, Total Fenolik, dan Konsentrasi Pelarut Terhadap Aktivitas Antioksidan Daun Surian (Toona Sinensis).
View/ Open
Date
2020Author
Hamzah, Slamet
Andrianto, Dimas
Falah, Syamsul
Metadata
Show full item recordAbstract
Daun surian (Toona sinensi) mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi
sumber obat herbal, khususnya sebagai antioksidan, sehingga perlu dilakukan optimasi
dalam proses mengekstrak senyawa aktifnya, seperti umur panen tanaman dan konsentrasi
pelarut (etanol) untuk mendapatkan aktivitas antioksidan daun surian paling optimum.
Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengoptimasi umur tanaman, konsentrasi pelarut
(etanol), dan total fenolik terhadap aktivitas antioksidan (DPPH) daun surian menggunakan
analisis Principal Component Analysis (PCA), Partial Least Squares Regression (PLS-R),
dan Orthogonal Partial Least Squares (OPLS). Ekstraksi daun surian dilakukan dengan
menggunakan metanol sebagai pelarut (1:10) menghasilkan rendemen untuk tanaman
berumur 7, 10, 16, 27, dan 34 tahun berurutan sebesar 8.63%, 5.24%, 15.36%, 11.63%, dan
14.73%, serta kadar air (%) berurutan sebesar 1.43, 1.42, 1.59, 1.46, dan 1.19. Analisis
kemometrik menghasilkan konsentrasi etanol optimal untuk analisis aktivitas antioksidan
daun surian yakni 80%, diikuti oleh konsentrasi 70%, 96%, dan 90%. Umur dan total
fenolik berkorelasi terhadap aktivitas antioksidan daun surian. Semakin tua umur tanaman
dan tingginya kandungan fenolik, aktivitas antioksidannya akan semakin baik.
Collections
- UT - Biochemistry [1466]
