Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air pada Kawasan Strategis Pangan (Studi Kasus : DAS Ciliman Provinsi Banten).
View/ Open
Date
2020Author
Almeria, Ayesha
Purwanto, Moh. Yanuar Jarwadi
Metadata
Show full item recordAbstract
Kawasan DAS Ciliman yang struktur perekonomiannya didominasi oleh
sektor pertanian sangat berpotensi untuk dijadikan kawasan strategis, terutama
dalam aspek pangan. Penelitian ini bertujuan menghitung kebutuhan dan
ketersediaan air pada DAS Ciliman untuk mengatasi permasalahan sumber daya
air yang ada. Perhitungan kebutuhan air mencakup kebutuhan air untuk domestik,
kebutuhan air non domestik, serta kebutuhan air untuk irigasi. Total kebutuhan air
DAS Ciliman sebesar 101.17 m3/detik atau 3,190,698,950 m3/tahun. Total jumlah
debit andalan untuk 1 tahun sebesar 90.45 m3/detik atau 2,852,431,200 m3/tahun.
Hal ini berarti terdapat defisit sebesar 338,267,750 m3/tahun. Berdasarkan
simulasi menggunakan WEAP, kebutuhan air domestik, industri Munjul, Bandara
Panimbang, dan KEK Tanjung Lesung dapat terpenuhi 100%. Kebutuhan air
irigasi tidak dapat terpenuhi 100% selama tujuh bulan, yaitu pada bulan Maret
(29.2%), April (39.8%), Mei (62.8%), Juni (4.3%), Agustus (81.8%), September
(54.9%), dan November (64.6%).
