View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Evaluasi Kombinasi Rempah Bawang Putih dan Lada Hitam sebagai Pakan Fungsional Ruminansia

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (11.07Mb)
      Date
      2020
      Author
      Aprilia, Stevani Zela
      Jayanegara, Anuraga
      Wardiny, Tuti Maria
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi kombinasi bawang putih dan lada hitam sebagai pakan fungsional ruminansia. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Ransum perlakuan yang digunakan yaitu P0: Kontrol, P1: 0.5% bawang putih + 0.5% lada hitam, P2: 0.5% bawang putih + 1% lada hitam, P3: 1% bawang putih + 0.5% lada hitam, P4: 1% bawang putih + 1% lada hitam. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah populasi protozoa total, populasi bakteri total, pH rumen, konsentrasi amonia, konsentrasi VFA (Volatile Fatty Acid) total dan parsial, estimasi metana, kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Hasil penelitian dengan penggunaan pakan fungsional mengandung bawang putih dan lada hitam dalam pakan, menunjukkan bahwa masing-masing perlakuan tidak memiliki pengaruh yang signifikan (P>0.05) pada pH rumen, populasi protozoa total, populasi bakteri total, dan VFA total. Efek signifikan (P<0.05) terhadap produksi gas methan, NH3, VFA parsial, kecernaan bahan kering dan bahan organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi bawang putih dan lada hitam tidak mampu meningkatkan kecernaan tetapi memberikan pengaruh terhadap produksi gas 24 jam. Kinetika produksi gas dalam waktu inkubasi 24 jam diproduksi sekitar 75% dari total gas pada 72 jam, diikuti dengan penurunan tingkat produksi gas. Sedangkan dalam pengujian konsentrasi amonia, P2 dapat menurunkan konsentrasi amonia secara optimal sedangkan P5 meningkatkan konsentrasi amonia.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104471
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository