View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Hubungan antara Kebiasaan Sarapan dengan Kejadian Sindrom Dispepsia pada Siswa Sekolah SMPN 1 Songgom, Brebes

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (14.80Mb)
      Date
      2020
      Author
      Hanifah, Salis
      Kusharto, Clara Meliyanti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sarapan merupakan menu makan harian yang dikonsumsi sebelum jam 9 dan mampu menyumbangkan energi minimal 20% dari total asupan energi dalam sehari. Jumlah remaja yang melewatkan sarapan mencapai 36.1%, dimana kebiasaan melewatkan sarapan dapat menjadi salah satu faktor pemicu kejadian sindrom dispepsia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kebiasaan sarapan dengan kejadian sindrom dispepsia pada siswa sekolah SMPN 1 Songgom, Brebes. Desain penelitian menggunakan cross sectional study dengan metode purposive sampling. Jumlah contoh yang diambil dalam penelitian sebanyak 110 siswa/i kelas VII dan VIII yang berusia antara 13-15 tahun dan tidak menderita gastritis kronis. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Songgom, Brebes pada bulan September-Oktober 2019. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Sebagian besar contoh berjenis kelamin perempuan. Rata-rata usia contoh yaitu 13.3 tahun. Uang saku harian sebagian besar berada dibawah nilai rata-rata (< Rp. 7 836.00). Pendidikan orang tua sebagian besar SD/ sederajat. Pendapatan orang tua sebagian besar dibawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Brebes 2019 (< Rp. 1 665 850.00), dan pekerjaan orang tua contoh sebagian besar wiraswasta. Sebanyak 30% contoh mengalami sindrom dispepsia. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan (p < 0.01) antara kebiasaan sarapan dengan terjadinya sindrom dispepsia, dimana tidak melakukan sarapan pagi, semakin rendah kontribusi energi dalam sarapan, dan semakin kurang beragam jenis sarapan lebih beresiko mengalami sindrom dispepsia. Namun, tidak terdapat hubungan signifikan (p > 0.05) antara jenis kelamin, usia, uang saku, pendidikan orang tua, pendapatan orang tua, dan status gizi dengan kejadian sindrom dispepsia, serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keteraturan sarapan dengan status gizi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103951
      Collections
      • UT - Nutrition Science [3187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository