Perancangan Sistem Kerja dan Mekanisasi untuk Budidaya Padi Skala Agroindustri Terpadu di Kecamatan Pamarican melalui Analisis Ekonomi-Ergonomi
Abstract
Kabupaten Ciamis merupakan daerah penyumbang produksi padi yang
cukup besar di provinsi Jawa Barat. Namun, tingkat pendapatan petani pelaku
yang rendah menyebabkan pekerja memilih bekerja di luar sektor pertanian.
Tujuan penelitian adalah merancang sistem kerja dan mekanisasi selektif
budidaya padi yang produktif serta menguntungkan bagi petani pelaku dalam
konteks perancangan agroindustri terpadu dengan pendekatan analisis
ekonomi-ergonomi khususnya untuk lokasi studi. Hasil penelitian
menunjukkan rancangan pengelolaan yang ideal untuk mencapai target
produksi beras yang berkelanjutan untuk SPBT adalah 1 073 ha. Kondisi kerja
saat ini, dimana produktivitas rata-rata sebesar 5.5 ton/ha GKP dengan 5 jam
kerja per hari, analisis tekno-ekonomi membuktikan pendapatan petani pelaku
setara Rp 1 330 357 per bulan, masih dibawah standar UMR. Setelah dilakukan
simulasi rancangan dengan peningkatan jam kerja menjadi 7 jam per hari
diperoleh pendapatan per orang Rp 1 854 386 per bulan. Simulasi rancangan
penambahan mekanisasi selektif dengan asumsi mesin sewa diperoleh
pendapatan per orang adalah Rp 2 205 386 per bulan untuk metode pertama
dan sebesar Rp 2 110 386 per bulan untuk metode kedua sedangkan asumsi
mesin milik sendiri adalah Rp 2 230 252 per bulan untuk metode pertama dan
sebesar Rp 2 772 810 per bulan untuk metode kedua. Berdasarkan rancangan
peningkatan jam kerja serta penambahan mekanisasi pendapatan petani pelaku
dapat mencapai standar UMR Kabupaten Ciamis 2019. Dalam penelitian ini
juga dirancang simulasi pola pengiliran dan penjadwalan tanam agar sesuai
dengan kapasitas SPBT yang telah ada.
