View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Rancangan Sistem Informasi Geografis Sebagai Indikator Sebaran Kadar Makronutrisi Pada Perkebunan Kelapa Sawit

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (15.36Mb)
      Date
      2019
      Author
      Toriq, Samsul Pahmi
      Seminar, Kudang Boro
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas pertanian yang sangat diminati di Indonesia. Hal ini di tunjukan dengan meningkatnya luas perkebunan kelapa sawit setiap tahunnya. Perluasan lahan yang terjadi tidak diimbangi dengan manajemen yang baik, sehingga produktivitas rata-rata Indonesia relatif menurun berdasarkan rasio berat panen per luas lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisa dan perancangan sistem informasi geografis berbasis website. Sistem tersebut berfungsi sebagai media penyimpanan, visualisasi, dan memonitor sebaran unsur makronutrisi (N, P, K, Mg, Ca, S) di lahan perkebunan kelapa sawit. Informasi tersebut diharapkan mampu membantu user dalam melakukan manajemen perkebunan. Sistem informasi pada penelitian ini dibangun dengan metode SDLC. Metode ini terdiri dari beberapa tahapan seperti investigasi, analisa, design, implementasi, maintenance, dan evaluasi. Prototipe website MATANUSA (Monitoring dan Analisa Tebaran Nutrisi Sawit) dibangun dengan akses admin dan user. Citra multispektral diproses dan disimpan dalam format GeoJSON. Data GeoJSON tersebut berguna sebagai data input yang diterima oleh sistem. Output yang didapatkan dari sistem ini adalah penyajian informasi geografis dalam bentuk peta tematik, tabel, dan bagan lingkaran. Akurasi sistem dihitung dengan metode confussion matrix. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut didapatkan bahwa kemampuan heksagon dalam pengklasifikasian kadar unsur nitrogen adalah 76.6%, fosfor adalah 63.3%, kalium adalah 60%, magnesium adalah 70%, kalsium adalah 60%, dan akurasi sulfur adalah 30%. Berdasarkan pengujian alpha yang dilakukan dengan metode uji blackbox, MATANUSA dapat bekerja sesuai dengan hasil yang telah diharapkan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102054
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository