Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98969
Title: Perkembangan Morfologi Paru-Paru Fetus Kambing Kacang dari Induk yang Diinduksi Hormon PMSG sebelum Pengawinan
Authors: Winarto, Adi
Manalu, Wasmen
Amanda, Rahmitha Tria
Issue Date: 2019
Publisher: IPB University
Abstract: PMSG merupakan hormon reproduksi yang berperan merangsang pertumbuhan folikel dan korpus luteum yang selanjutnya akan menghasilkan hormon kebuntingan (estrogen dan progesteron) sehingga merangsang pertumbuhan dan perkembangan uterus untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan embrio dan fetus selama periode kebuntingan. Fakta menunjukkan bahwa hormon PMSG mampu memperbaiki kondisi hormonal induk selama periode kebuntingan karena dapat meningkatkan jumlah folikel dan korpus luteum setelah penyuntikan. Informasi mengenai pengaruh pemberian hormon Pregnant Mare Serum Gonadotropin (PMSG) kepada induk pada peningkatan kualitas keturunan secara umum masih kurang dan khususnya pengaruh pada perkembangan paru-paru fetus yang dikandungnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan morfologi paru-paru fetus kambing kacang dari induk yang diinduksi hormon PMSG. Evaluasi jaringan paru-paru dilakukan pada tiga paru- paru fetus dari induk yang tidak diinduksi hormon PMSG (IN), induk yang diinduksi hormon PMSG dosis 7,5 IU/kg BB (IP7,5), dan induk yang diinduksi hormon PMSG dosis 15 IU/kg BB (IP15). Sampel jaringan paru-paru selanjutnya diproses dengan teknik histologi dan pewarnaan Hematoksilin Eosin (HE) yang kemudian diukur menggunakan t-test pada Microsoft excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara anatomis paru-paru telah berkembang sempurna yang ditun jukkan dengan pembentukan lobus yang telah lengkap. Gambaran histologis juga menunjukkan perkembangan sistem respirasi duktus alveolaris, sakus alveolaris, dan alveol fetus IP telah berkembang lebih besar dibandingkan dengan fetus IN. Penelitian ini dapat disimpulkan, penyuntikan hormon PMSG pada induk kambing dapat mempercepat waktu perkembangan bagian-bagian dari paru-paru yang dapat dilihat pada bagian bronkus sudah terbentuk ujung kelenjar serta perkembangan histologi paru-paru fetus IP tumbuh lebih besar dibandingkan dengan fetus IN.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98969
Appears in Collections:UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology

Files in This Item:
File SizeFormat 
B19rta.pdf
  Restricted Access
9.31 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.