Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/9857
Title: Jaringan Komunikasi Petani Dalam Adopsi Inovasi Teknologi Pertanian (Kasus Adopsi Inovasi Traktor Tangan Di Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Propinsi Jawa Barat
Authors: Rangkuti, Parlaungan Adil
Issue Date: 2007
Publisher: IPB (Bogor Agricultural University)
Abstract: Penelitian ini bertujuan: 1) mempelajari pengaruh faktor faktor karakteristik petani terhadap jaringan komunikasi petani dalam kaitannya dengan tingkat adopsi inovasi traktor tangan, 2) mempelajari pengaruh faktor-faktor usahatani terhadap jaringan komunikasi petani berkaitan dengan tingkat adopsi inovasi traktor tangan dan 3), mengetahui seberapa besar pengaruh ciri-ciri inovasi terhadap tingkat kecepatan adopsi inovasi traktor tangan untuk mengolah lahan sawah petani. Penelitian ini dilakukan di Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Propinsi Jawa Barat, dengan menggunakan metode survai bersifat deskriftif dengan pendekatan tehnik sampling populasi terhadap 80 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner, wawancara dan pengamatan langsung di lapangan. Untuk melihat pengaruh peubah, dilakukan analisis secara statistik menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kondisi karakteristik petani mempunyai pengaruh nyata terhadap jaringan komunikasi petani dalam proses tingkat adopsi inovasi teknologi traktor tangan dalam pengolahan lahan sawah. Lebih dari lima puluh persen petani tergolong perintis dan pelopor dalam adopsi inovasi traktor tangan di desa Neglasari. Hal ini disebabkan oleh tingkat keeratan, keragaman, kekompakan dan keterbukaan jaringan komunikasi petani baik level individu maupun level klik yang berkembang secara konvergen dengan dukungan peran dari tokohtokoh formal dan nonformal masyarakat lokal. (2) Faktor-faktor positif dari karakterisik usahatani atas tingkat keterkaitan, keragaman, kekompakan dan keterbukaan, menunjukkan bahwa luas lahan garapan dan produktifitas lahan memberi konstribusi paling besar terhadap jaringan komunikasi. Biaya pengolahan lahan dengan traktor tangan tidak memberi pengaruh terhadap tingkat adopsi inovasi traktor tangan. (3) Faktor-faktor positif dari ciri-ciri adopsi inovasi menunjukkan tingkat observabilitas memberi konstribusi terbesar terhadap tingkat adopsi inovasi traktor tangan. Sebagian besar petani merasakan adopsi inovasi traktor tangan memberi tingkat keuntungan relatif tergolong tinggi, dan sebaliknya petani menganggap tingkat kompleksitas traktor tangan bernilai negatif terhadap adopsi inovasi taktor tangan. (4) Untuk mengembangkan dinamika jaringan komunikasi di tingkat petani perlu meningkatkan peran tokoh-tokoh formal dan informal termasuk petugas penyuluh lapangan dengan mengedepankan komunikasi konvergen dan memanfaatkan media komunikasi massa secara optimal sebagai upaya meningkatkan kekosmopolitan petani.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/9857
Appears in Collections:MT - Human Ecology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
2007par_abstract.pdf
  Restricted Access
Abstract145.58 kBAdobe PDFView/Open
2007par.pdf
  Restricted Access
Full Text625.47 kBAdobe PDFView/Open
2007par_abstract.ps
  Restricted Access
PostScript10.22 MBPostscriptView/Open
Cover 2007par.pdf
  Restricted Access
Cover305.69 kBAdobe PDFView/Open
Bab I 2007par.pdf
  Restricted Access
Bab I 366.23 kBAdobe PDFView/Open
Bab II 2007par.pdf
  Restricted Access
Bab II 307.98 kBAdobe PDFView/Open
Bab III 2007par.pdf
  Restricted Access
Bab III 282.54 kBAdobe PDFView/Open
Bab IV 2007par.pdf
  Restricted Access
Bab IV 439.69 kBAdobe PDFView/Open
Bab V 2007par.pdf
  Restricted Access
Bab V 546.27 kBAdobe PDFView/Open
Daftar Pustaka 2007par.pdf
  Restricted Access
Daftar Pustaka 279.32 kBAdobe PDFView/Open
Penutup 2007par.pdf
  Restricted Access
Penutup273.02 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.