Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/95353
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSetiawati, Mia-
dc.contributor.advisorSunarno, Mas Tri Djoko-
dc.contributor.authorAndriani, Yuli-
dc.date.accessioned2019-01-11T05:48:28Z-
dc.date.available2019-01-11T05:48:28Z-
dc.date.issued2018-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/95353-
dc.description.abstractuji menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri atas empat perlakuan dan empat ulangan. Glutamin dengan dosis 0%, 1%, 2% dan 3% ditambahkan ke dalam pakan uji isoprotein (33.28±0.30%) dan isoenergi (459.81±0.74 kkal 100 g pakan-1). Benih ikan gurami dengan bobot 2.07±0.00 g ditebar ke dalam akuarium berukuran 50 cm x 40 cm x 35 cm dan diberi pakan uji secara at satiation pada pukul 07.00, 12.00 dan 17.00 WIB. Uji kecernaan pakan dilakukan selama 20 hari dan kromium oksida (Cr2O3) dalam pakan digunakan sebagai indikator kecernaan. Uji kecernaan pakan dilakukan dengan cara mengumpulkan feses pada hari ketujuh setelah pemberian pakan. Uji pertumbuhan dilakukan selama 60 hari. Penyiponan feses dan sisa pakan dilakukan pada pagi hari sebelum pemberian pakan pertama dan pergantian air dilakukan sebanyak 30% dari total volume air pemeliharaan. Parameter penelitian yang diamati meliputi kecernaan pakan, aktivitas enzim pencernaan (protease, amilase dan lipase), morfologi usus (diameter usus dan tinggi vili), glikogen hati, lemak hati, indeks hepatosomatik dan kinerja pertumbuhan (jumlah konsumsi pakan, bobot ikan akhir, laju pertumbuhan harian, efisiensi pakan, retensi protein, retensi lemak, dan tingkat kelangsungan hidup ikan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi glutamin dengan dosis 3% secara nyata meningkatkan kecernaan total (73.66±0.18%), kecernaan energi (64.79±0.22%), dan kecernaan protein (90.57±0.01%), aktivitas enzim protease (6.13±0.02 U g protein-1) dan lipase (0.86±0.01 U g protein-1), diameter usus (370.13±3.58 μm), tinggi vili (144.47±4.25 μm), dan kadar glikogen hati (6.86±0.17 mg g sampel-1), namun efisiensi pakan tertinggi (88.75±2.54%), laju pertumbuhan harian (4.25±0.07%) dan retensi protein (47.76±0.98%) terdapat pada suplementasi glutamin 2%. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu suplementasi glutamin dengan dosis 2-3% dalam pakan dapat meningkatkan kecernaan pakan dan kinerja pertumbuhan benih ikan gurami.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAquacultureid
dc.subject.ddcGouramyid
dc.subject.ddc2018id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleSuplementasi Glutamin Dalam Pakan Terhadap Kecernaan Pakan dan Kinerja Pertumbuhan Benih Ikan Gurami Osphronemus goramy.id
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordglutaminid
dc.subject.keywordikan guramiid
dc.subject.keywordkecernaanid
dc.subject.keywordpertumbuhan.id
Appears in Collections:MT - Fisheries

Files in This Item:
File SizeFormat 
2018yan.pdf
  Restricted Access
11.32 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.