Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/76624
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorLapian, Mien Theodora Rossesthellinda-
dc.contributor.authorSiagian, Pollung Hasiholan-
dc.contributor.authorManalu, Wasmen-
dc.contributor.authorPriyanto, Rudy-
dc.date.accessioned2015-11-11T04:58:28Z-
dc.date.available2015-11-11T04:58:28Z-
dc.date.issued2013-
dc.identifier.issn1411 - 8327-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/76624-
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh superovulasi dari induk babi sebelum kawin terhadap kualitas karkas. Menggunakan 42 ekor babi dara dibagi menjadi dua perlakuan faktor A yaitu, 1) babi dara tanpa superovulasi dan 2) babi dara superovulasi. Faktor B berdasarkan litter size, setiap kelompok induk babi dibagi menjadi tiga ukuran yaitu litter size lahir berkisar, 6-8 (rendah), 9-11 (sedang), dan 12-14 (tinggi), masing-masing dengan tiga ulangan. Setiap ulangan terdiri dari, satu jantan kastrasi dan satu betina. Total sampel 36 ekor anak babi periode pertumbuhan sampai pengakhiran, anak-anak babi percobaan yang diberi pakan komersial. Babi percobaan dikorbankan nyawanya dan dipotong pada bobot rataan 92,5-94,0 kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak babi yang lahir dari induk babi superovulasi mencapai bobot potong pada umur 185 hari dibandingkan dengan 200 hari pada babi tanpa superovulasi/kontrol. Anak babi yang lahir dari induk superovulasi memiliki bobot karkas lebih berat (70,25 ± 2,70 kg) dan persentase karkas (74,73 ± 3,09%) dibandingkan dengan babi kontrol (64,18 ± 3,58 kg ) bobot karkas dan (68,28 ± 3,90%) persentase karkas. Panjang karkas dan tebal lemak punggung tidak dipengaruhi oleh superovulasi. Babi yang lahir dari induk superovulasi memiliki (74,56 ± 4,72 cm) panjang karkas dan (3,07 ± 0,35 cm) ketebalan lemak punggung, sementara babi kontrol memiliki (74,00 ± 2,81 cm ) panjang karkas dan (3,20 ± 0,35cm) ketebalan lemak punggung. Anak babi yang lahir dari induk babi superovulasi loin eye area (44,81 ± 3,55 cm ²) dibandingkan dengan kontrol (39,97 ± 4,29 cm ²). Disimpulkan bahwa superovulasi dari induk babi sebelum kawin menghasilkan anak babi yang tumbuh lebih cepat dengan kualitas karkas yang lebih baik.id
dc.language.isoidid
dc.publisherFKH Udaya dan PDHIid
dc.relation.ispartofseriesVol. 14 No. 3: 350-357;-
dc.subject.ddcAnimal husbandryid
dc.titleKualitas Karkas Babi Potong yang Dilahirkan dari Induk yang Disuperovulasi Sebelum Pengawinanid
dc.subject.keywordSuperovulasiid
dc.subject.keywordkualitas karkasid
dc.subject.keywordbabi daraid
Appears in Collections:Faculty of Animal Science



Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.