Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/75265
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSupramana
dc.contributor.advisorSuastika, Gede
dc.contributor.authorMirsam, Hishar
dc.date.accessioned2015-05-25T02:49:12Z
dc.date.available2015-05-25T02:49:12Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/75265
dc.description.abstractKabupaten Gowa merupakan salah satu sentra penghasil wortel di Sulawesi Selatan. Salah satu kendala produksi wortel di Indonesia termasuk yang dihadapi petani-petani di Kabupaten Gowa ialah penyakit umbi bercabang. Genus nematoda parasit utama yang dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman wortel di daerah tropis, yaitu Meloidogyne, Pratylenchus, Rotylenchulus, Longidorus, dan Xiphinema. Beberapa penelitian terdahulu berhasil mengidentifikasi 4 spesies Meloidogyne yang menginfeksi tanaman wortel di beberapa sentra produksi wortel di Pulau Jawa yaitu M. incognita, M. hapla, M. javanica, dan M. arenaria. Gejala malformasi umbi berupa puru, umbi bercabang, dan lesio ditemukan pada umbi wortel di daerah Malino. Penyebab umbi bercabang pada tanaman wortel di dataran tinggi Malino di Kabupaten Gowa sampai saat ini belum diketahui. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian untuk mengidentifikasi penyebab penyakit umbi bercabang di dataran tinggi Malino. Penelitian ini bertujuan mengetahui beberapa genus nematoda parasit yang berasosiasi dengan tanaman wortel dengan tahapan: a) deteksi keberadaan nematoda pada jaringan akar, b) identifikasi morfologi berdasarkan karakter morfometrik dan karakter pola perennial masing-masing untuk mengetahui genus dan spesies nematoda utama yang berasosiasi dengan wortel di Malino, c) identifikasi molekuler untuk mempelajari tingkat kekerabatannya dengan isolat koleksi pada GenBank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) Meloidogyne spp. memperlihatkan stadia perkembangan mulai dari telur, juvenil 1, 2, 3, dan 4, sampai dewasa melalui teknik pewarnaan nematoda pada jaringan akar; (b) tiga genus nematoda parasit, yaitu Meloidogyne, Rotylenchulus, dan Pratylenchus berhasil diidentifikasi berdasarkan karakter morfometrik. Tiga spesies nematoda parasit utama dari genus Meloidogyne yaitu M. incognita, M. arenaria, dan M. javanica berhasil diidentifikasi berdasarkan karakter pola perineal; (c) identifikasi secara molekuler dengan teknik PCR menggunakan primer spesifik berhasil mengamplifikasi pita DNA M. incognita, M. arenaria, dan M. javanica dengan ukuran berturut-turut ± 999 pb, ± 420 pb, dan ± 450 pb sedangkan PCR dengan primer multipleks tidak berhasil mengamplifikasi pita DNA. Analisis runutan nukleotida menunjukkan isolat M. incognita asal Malino-Indonesia memiliki kekerabatan yang dekat dengan isolat asal Bangka-Indonesia, Cina, dan Malaysia dengan nilai homologi berkisar 99.2% - 100%. M. javanica memiliki hubungan yang sangat dekat isolat asal Cina, Brazil, India, Iran, Amerika, dan Spanyol dengan nilai homologi berkisar 98.1% - 99.2%. Runutan nukleotida M. arenaria asal Malino-Indonesia telah didaftarkan pada GenBank dengan nomor aksesi KP234264. Runutan ini menjadi data pertama yang tersedia di GenBank.en
dc.language.isoid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.subject.ddcZoologyen
dc.subject.ddcNematodesen
dc.subject.ddc2014en
dc.subject.ddcGowa-Sulawesi Selatanen
dc.titleDeteksi Dan Identifikasi Nematoda Parasit Pada Tanaman Wortel (Daucus Carota L.) Asal Dataran Tinggi Malino, Gowa, Sulawesi Selatanen
dc.subject.keywordMeloidogyneen
dc.subject.keywordPratylenchusen
dc.subject.keywordRotylenchulusen
dc.subject.keywordumbi bercabangen
Appears in Collections:MT - Agriculture

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
2015hmi.pdf
  Restricted Access
Fulltext18.58 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.