Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/60756
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorDaryanto, Heny Kuswanti
dc.contributor.authorNayantakaningtyas, Jauhar Samudera
dc.date.accessioned2013-02-13T02:26:05Z
dc.date.available2013-02-13T02:26:05Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/60756
dc.description.abstractMinyak sawit merupakan produk utama pada perkebunan kelapa sawit. Dalam kurun waktu 1980 - 2012, pertumbuhan produksi minyak sawit Indonesia rata-rata per tahun adalah sebesar 10,13 persen. Indonesia dan Malaysia merupakan produsen dan eksportir minyak sawit terbesar di dunia. Pada tahun 2010, kedua negara ini memproduksi 46,7 juta ton minyak sawit atau 85,22 persen produksi minyak sawit dunia. Pada tahun 2010, 57,97 persen ekspor minyak sawit Indonesia masih berupa minyak sawit mentah (Crude Palm Oil), dan 42,03 persen dalam bentuk produk olahan sederhana yang berupa olein/minyak goreng dan oleokimia dasar. Pada tahun 2011, nilai ekspor produk hilir dari minyak sawit Indonesia adalah sebesar US$ 8.484.231.868 dan masih kalah dengan Malaysia yang sudah sebesar US$ 13.650.379.875. Indonesia saat ini baru menghasilkan 23 jenis produk hilir minyak sawit dari sekitar 100 produk hilir minyak sawit yang berupa pangan maupun nonpangan. Sebagian besar CPO yang diolah di dalam negeri masih berupa produk bernilai tambah rendah yakni minyak goreng, sehingga dengan semakin kompetitifnya persaingan di pasar global ini, penting untuk mengetahui dayasaing minyak sawit dan turunannya di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dayasaing minyak sawit dan turunannya di Indonesia pada pasar internasional dan merumuskan strategi pengembangan minyak sawit dan turunannya di Indonesia. Penelitian ini mengkaji komoditi minyak sawit yang berupa Crude Palm Oil (CPO) dengan kode HS 1511100000 dan minyak sawit lainnya (Palm oil or fractions simply refined) dengan kode HS 1511900000 Lingkungan internal penelitian ini merupakan kegiatan dan pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan pengolahan minyak sawit. Sementara itu, lingkungan eksternal merupakan kegiatan dan pihakpihak yang berada di luar kegiatan pengolahan minyak sawit. Data yang digunakan sebagian besar merupakan data sekunder, dan sisanya diperoleh dari wawancara. Alat yang digunakan adalah Sistem Berlian Porter, Revealed Comparative Advantage, Matriks SWOT dan Arsitektur Strategik.en
dc.publisherIPB ( Bogor Agricultural University )
dc.titleAnalisis Dayasaing dan Strategi Pengembangan Minyak Sawit dan Turunannya di Indonesiaen
Appears in Collections:UT - Agribusiness

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
H12jsn.pdf
  Restricted Access
fulltext2.8 MBAdobe PDFView/Open
BAB I Pendahuluan.pdf
  Restricted Access
BAB I398.09 kBAdobe PDFView/Open
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf
  Restricted Access
BAB II520.32 kBAdobe PDFView/Open
BAB III Kerangka Pemikiran.pdf
  Restricted Access
BAB III581.96 kBAdobe PDFView/Open
BAB IV Metode Penelitian.pdf
  Restricted Access
BAB IV731.06 kBAdobe PDFView/Open
BAB V Dayasaing Minyak Sawit Indonesia.pdf
  Restricted Access
BAB V1.18 MBAdobe PDFView/Open
BAB VI Strategi Pengembangan dan Arsitektur.pdf
  Restricted Access
BAB VI798.31 kBAdobe PDFView/Open
BAB VII Kesimpulan dan Saran.pdf
  Restricted Access
BAB VII387 kBAdobe PDFView/Open
Cover.pdf
  Restricted Access
COVER395.86 kBAdobe PDFView/Open
Daftar Pustaka.pdf
  Restricted Access
DAFTAR PUSTAKA453.99 kBAdobe PDFView/Open
Lampiran.pdf
  Restricted Access
LAMPIRAN1.04 MBAdobe PDFView/Open
Ringkasan.pdf
  Restricted Access
RINGKASAN389.07 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.