Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/60070
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorLubis, Iskandar
dc.contributor.authorNoor, Aidi
dc.date.accessioned2013-01-30T06:41:51Z
dc.date.available2013-01-30T06:41:51Z
dc.date.issued2012
dc.identifier.isbn978-979-15649-6-0-
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/60070
dc.description.abstractKeracunan besi pada padi merupakan salah satu faktor pembatas produksi padi di lahan sawah yang dapat menyebabkan berkurangnya hasil padi 12-100%. Lahan yang paling banyak dipengaruhi oleh keracunan besi adalah tanah ultisol, oxisol dan lahan pasang surut sulfat masam. Penelitian bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh dua level cekaman Fe dalam media larutan hara terhadap gejala keracunan Fe, 2) mengetahui hubungan antara gejala keracunan besi dengan pertumbuhan tanaman padi. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca University Farm Cikabayan, Institut Pertanian Bogor mulai bulan Juli sampai September 2010. Penelitian merupakan percobaan faktorial 2 faktor. Faktor 1 cekaman Fe (konsentrasi 143 ppm Fe dan 325 ppm Fe), dan faktor 2 genotipe padi (20 genotipe). Media tumbuh menggunakan pot plastik (PVC) yang diisi dengan larutan hara Yoshida sebanyak 1000 ml. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan cekaman Fe dari konsentrasi Fe 143 ppm menjadi 325 ppm Fe meningkatkan gejala keracunan besi. Gejala keracunan besi pada cekaman 143 ppm Fe berkisar antara 3.0-5.0, sedangkan pada cekaman 325 ppm Fe berkisar antara 5.0-8.3. Pada perlakuan 143 ppm Fe, skoring keracunan Fe padi sawah berkisar antara 3.7-5.0, padi rawa 3.0-4.3, galur harapan 3.0-3.7. Pada perlakuan 325 ppm Fe, genotipe padi sawah menunjukkan gejala keracunan yang lebih tinggi yaitu berkisar antara 6.3-8.3. Gejala keracunan Fe padi rawa dan galur harapan berkisar antara 5.0-7.0. Keracunan besi pada tanaman lebih berpengaruh terhadap bagian atas tanaman (bobot kering tanaman dan jumlah anakan) dibandingkan bagian akar tanaman. Gejala keracunan besi berkorelasi negatif dengan bobot kering tajuk (r = -0.79**), jumlah anakan (r = -0.74**), bobot kering akar (r = -0.56**), dan panjang akar (-0.33*).en
dc.publisherDep. Agronomi dan Hortikultura, PERAGI-PERHORTI-PERIPI-HIGI
dc.subjectcekaman besien
dc.subjectgejala keracunan besien
dc.subjectpertumbuhan padien
dc.subjectpadien
dc.titlePengaruh Dua Level Cekaman Besi dalam Larutan Hara terhadap Gejala Keracunan Besi dan Hubungannya dengan Pertumbuhan Padien
dc.typeArticleen
Appears in Collections:Agronomy and Horticulture

Files in This Item:
File SizeFormat 
PRO2012_ILU simber.pdf966.58 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.