Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/55654
Title: Performa Bobot Badan Starter dan Grower Hasil Silang Balik (Backcross) antara Itik Pekin Alabio (PA) dan Alabio Pekin (AP) dengan Tetuanya
Starter and Grower Body Weight Performance of The Back crossed of Pekin Alabio (PA) and Alabio Pekin (AP) Ducks to Their Parental Line
Authors: Ronny R. N.
Prasetyo, L.H.
Arifani, Silvi
Keywords: Bogor Agricultural University (IPB)
growth
maternal effect
backcross
ducks
Issue Date: 2012
Abstract: Backcrossis amethodof selectionby crossingbackthe progenywith oneof its parent linein order to produceoffsprings that similar to their parents. The purpose of this study was to evaluate thematernal effect of the live weight and feed convertion. Alabioduckshadpreviouslycrossed withPekin ducksinBalai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor. Twelve Alabio Alabio Pekin (AAP), 17 Alabio Pekin Alabio(APA) and 28 Pekin Alabio Pekin (PAP) had been randomly selected and evaluated. The body weight and growth curve of PAP show the best result when compared to the others. The PAP has the smallest value of feed convertion and it indicates that PAP ducks are more efficient in converting feed into meat. The maternal effect didn’t affectbody weight of AAP, butaffectedthe feed convertion of AAP and APA
Persilangan itik lokal dengan itik non lokal telah banyak dilakukan sebelumnya.Selain untuk meningkatkan mutu genetik itik lokal, juga untuk meningkatkan produksi dari itik itu sendiri.Namun belum banyak dilakukannya silang balik (backcross) dengan galur tetuanya.Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan silang balik (backcross) antara itik petelur yakni alabio dan itik pedaging yakni Pekin dengan tujuan untuk mendapatkan sifat-sifat yang diinginkan dalam hal ini bobot badan.Silang balik merupakan salah satu metode dengan menyilangkan kembali anak dengansalah satu tetuanya dalam rangka mencapai keturunan yang mirip dengan tetuanya. Penelitian ini menggunakan itik Alabio Pekin (AP) dan Pekin Alabio (PA) yang sebelumnya telah dikoleksi di Balai Penelitian Ternak Ciawi. Itik AP dan PA di backcross dengan tetua jantan Pekin dan Alabio yang kemudian dihasilkan keturunan berupa itik AAP, APA dan itik PAP. Hal yang diamati adalah bobot badan starter dan grower, pengaruh maternal, titik infleksi, proporsi darah serta konsumsi dan konversi ransum.Data yang diperoleh dianalisis statistik yakni dengan uji regresi serta Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot badan itik AAP dan APA baik pada fase starter hingga growertidak berbeda nyata.Hal ini menunjukkan bahwa tidak ditemukan pengaruh maternal terhadap bobot badan yang dihasilkan.Berbeda dengan konversi ransum, induk AP diduga memberikan pengaruh yang nyata meningkatkan efisiensi pakan itik AAP.Itik PAP memiliki nilai koefisien regresi (b) yang lebih besardibandingkan itik AAP dan APA.Hal ini menunjukkan bahwa proporsi darah tetua Pekin yakni sebesar 75% yang terdapat pada itik PAP mempengaruhi tingginya bobot badan PAP tiap minggu. Titik infleksi ketiga jenis itik adalah sama yakni minggu ke-5, namun bobot badan ketika mencapai titik infleksi yang dimiliki itik PAP lebih besar dibandingkan kedua jenis itik lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa galur tetua Pekin menghasilkan keturunan backcross dengan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan tetua Alabio. Selain itu, itik PAP memiliki konversi ransum yang lebih rendah.Oleh karena itu, dapat diduga bahwa itik ini lebih efisien dalam mengkonversi pakan dibandingkan itik AAP dan APA.Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa galur tetua Pekin membawa sifat-sifat yang diinginkan yang dapat diturunkan kepada keturunannya hasil silang balik.Oleh karena itu tetua Pekin dapat dijadikan indukan yang baik untuk selanjutnya menghasilkan produksi yakni bobot badan.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/55654
Appears in Collections:UT - Animal Production Science and Technology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ABSTRACT.pdf
  Restricted Access
Abstract353.5 kBAdobe PDFView/Open
BAB I PENDAHULUAN.pdf
  Restricted Access
BAB I360.63 kBAdobe PDFView/Open
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
  Restricted Access
BAB II505.91 kBAdobe PDFView/Open
BAB III MATERI DAN METODE.pdf
  Restricted Access
BAB III371.04 kBAdobe PDFView/Open
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
  Restricted Access
BAB IV427.6 kBAdobe PDFView/Open
COVER.pdf
  Restricted Access
Cover365.33 kBAdobe PDFView/Open
D12sar.pdf
  Restricted Access
full text1.31 MBAdobe PDFView/Open
DAFTAR PUSTAKA.pdf
  Restricted Access
Daftar Pustaka364.38 kBAdobe PDFView/Open
KESIMPULAN DAN SARAN.pdf
  Restricted Access
kesimpulan317.62 kBAdobe PDFView/Open
LAMPIRAN.pdf
  Restricted Access
Lampiran920.62 kBAdobe PDFView/Open
RINGKASAN.pdf
  Restricted Access
Ringkasan320.94 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.