Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/52764
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorEriyatno
dc.date.accessioned2012-01-05T06:54:19Z
dc.date.available2012-01-05T06:54:19Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/52764
dc.description.abstractSuatu departemen atau Program Studi dari Universitas akan mendapatkan penghargaan publik tertinggi bilamana mempunyai tingkat relevansi yang mendekati sempurna. Tingkat relevansi ini terkait dengan pasar tenaga kerja terdidik maupun keterkaitannya dengan kepentingan publik semasa itu. Derajat relevansi akan berubab-ubah tergantung pada kemampuan adaptasi serta fleksibilitas Departemen itu sendiri. Departemen Teknologi Pangan dan Gizi-IPB, saat inii merupakan Departemen yang terkemuka baik di tatanan inter universitas maupun di masyakarat ilmiah internasional. Kesemua itu berkat kerja keras, dedikasi dan sikap ilmiah dari para pengajar dan penelitinya. Dengan perubahan zaman ke arah knowledge-base society, maka Departemen TPG sudah patut kian memperbaiki reievansinya agar berdaya saing. Pada tahun 1976, saya mengejar gefar M.Sc di Michigan State University, dan di saat menyusun mata ajaran minor apa yang harus saya ambil pada spring-term terbacalah rangkaian courses di MSU handbook. Ternyata saat itu ada Department of Food Science (FSC) dan Department of Food Systems, Economics and Management (FSM). Kalau FSC sudah sangat terkenal, waktu itu ada Prof. Dedi Fardiaz dan Srikandi Fardtaz sebagai mahasiswa pasca.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePeningkatan relevansi departemen TPG : food system managementen
Appears in Collections:Food Science and Technology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
eriyatno - 003.pdfpublication69.18 kBAdobe PDFThumbnail
View/Open
convert_eriyatno - 003.docpublication60 kBMicrosoft WordView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.