Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/40752
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSumardjo
dc.contributor.advisorSlamet, Margono
dc.contributor.advisorAsngari, Pang S.
dc.contributor.authorMarius, Jelamu Ardu
dc.date.accessioned2010-10-18T02:03:47Z
dc.date.available2010-10-18T02:03:47Z
dc.date.issued2007
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/40752
dc.description.abstractPembangunan pertanian di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari peranan penyuluh pertanian. Dalam pembangunan pertanian peranan penyuluh pertanian adalah memberdayakan petani agar bisa menolong dirinya sendiri. Penyuluh pertanian bekerja bersama petani agar mereka mampu mengembangkan potensi dirinya sehingga mampu bertani lebih baik, berusaha tani lebih baik, dan mencapai kehidupan yang lebih sejahtera. Untuk mencapai tujuan-tujuan itu, seorang penyuluh harus memiliki kemampuan dalam melaksanakan tugasnya yang disebut kompetensi. Ada empat tujuan utama dari penelitian ini, yakni: pertama, untuk menganalisis pengaruh faktor internal dan eksternal penyuluh terhadap kompetensi mereka dalam melaksanakan tugasnya; kedua, untuk menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja penyuluhan; ketiga, untuk menganalisis pengaruh karakteristik individu petani dengan penilaian kinerja penyuluhan; dan keempat untuk menyusun strategi pengembangan kompetensi penyuluh di Provinsi Nusa Tenggara Timur ke depan. Faktor internal penyuluh dalam penelitian ini adalah karakteristik individu penyuluh seperti pendidikan formal, pendidikan non formal, umur, masa kerja, sifat kosmopolitan, motivasi, dan pendapatan; sedangkan faktor eksternal penyuluh di sini adalah diklat penyuluhan, lingkungan dan struktur organisasi penyuluhan. Sebagai seorang pemberdaya masyarakat, seorang penyuluh harus memiliki kompetensi dalam hal: (1) menyiapkan penyuluhan, (2) melaksanakan penyuluhan, (3) membuat evaluasi dan pelaporan pelaksanaan penyuluhan, (4) mengembangkan penyuluhan, (5) berkomunikasi, dan (6) berinteraksi sosial. Karakteristik individu petani terdiri dari pendidikan formal, pendidikan non formal, umur, sifat kosmopolitan, kategori adopter, dan pendapatan.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePengembangan Kompetensi Penyuluh Pertanian di Provinsi Nusa Tenggara Timurid
dc.subject.keywordCompetence
dc.subject.keywordAgricultural extension agent
dc.subject.keywordThe performance of agricultural extension
dc.subject.keywordFarmer
dc.subject.keywordPerception
Appears in Collections:DT - Human Ecology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Pendahuluan_2007jam-2.pdf
  Restricted Access
BAB I301.46 kBAdobe PDFView/Open
Tinjauan Pustaka_2007jam-3.pdf
  Restricted Access
BAB II385.88 kBAdobe PDFView/Open
Kerangka Berpikir_2007jam-4.pdf
  Restricted Access
BAB III320.64 kBAdobe PDFView/Open
Metode Penelitian_2007jam-5.pdf
  Restricted Access
BAB IV338.56 kBAdobe PDFView/Open
Hasil dan Pembahasan_2007jam-6.pdf
  Restricted Access
BAB V916.53 kBAdobe PDFView/Open
Kesimpulan dan Saran_2007jam-7.pdf
  Restricted Access
BAB VI284.53 kBAdobe PDFView/Open
Daftar Pustaka_2007jam-8.pdf
  Restricted Access
Daftar Pustaka300.85 kBAdobe PDFView/Open
2007jam.pdf
  Restricted Access
Full Text1.2 MBAdobe PDFView/Open
2007jam_abstract.pdf
  Restricted Access
Abstract276.5 kBAdobe PDFView/Open
2007jam_abstract.ps
  Restricted Access
PostScript2.24 MBPostscriptView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.