Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/28062
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorSitorus, M.T. Felix
dc.date.accessioned2010-06-09T08:06:28Z
dc.date.available2010-06-09T08:06:28Z
dc.date.issued2010
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/28062
dc.description.abstractPengembangan pertanian padi di Indonesia sedang mengalami krisis paradigma Paradigma ekonomi (neo-klasik) produksi (pertanian), yang menempatkan pertanian sebagai kegiatan produksi berorientasi pasar, tidak mampu lagi menjawab dua masalah dasar yaitu kecenderungan penurunan produksi padi nasional dan penurunan pendapatan petani dari usahatani padi. Karena itu, setelah mendasari pengembangan pertanian padi sejak 1970-an, paradigma tersebut hams digusur. Sebuah paradigma "baru", yaitu paradigma ekologi budaya yang menempatkan pertanian sebagai proses dan capaian budaya, ditawarkan sebagai alternatif. Paradigma baru ini dapat diuji melalui penerapan gagasan "Inkorporasi Beras" (RiceInc.) dalam bentuk "proyekpemandu" (pilotproject).id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleParadigma Ekologibudaya untuk Pengembangan Pertanian Padiid
Appears in Collections:Faculty of Human Ecology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
168.pdfPublications172.63 kBAdobe PDFThumbnail
View/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.