Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/27485Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Hidayat, Aceng | |
| dc.contributor.author | Safitri, Nunung | |
| dc.date.accessioned | 2010-06-03T11:46:53Z | |
| dc.date.available | 2010-06-03T11:46:53Z | |
| dc.date.issued | 2010 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/27485 | |
| dc.description.abstract | Sektor industri makin berperan sangat strategis sebagai motor penggerak pada Pembangunan Jangka Panjang (PJP) II. Sektor ini diharapkan sebagai penyerap tenaga kerja terbesar, penghasil devisa dan pemacu pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Market Research & Feasibility Studies PT. Multidata Riset Indonesia, tahun 2008 industri farmasi Indonesia berjumlah 224 buah dan memiliki kapasitas produksi sebesar 3% dari total kapasitas seluruh dunia. Jumlah tersebut hanya 0,2% dari total pasar seluruh dunia. Suplai untuk pasar lokal, penjualan produk farmasi mencapai US$ 1,2 miliar. PT. Pradja Pharin (Prafa) merupakan salah satu perusahaan farmasi yang berada di Kabupaten Bogor. Seperti halnya perusahaan lain, PT. Prafa menghasilkan produk sampingan berupa limbah. Berdasarkan data dari Dinas Tata Ruang dan Lingkungan Hidup (DTRLH) Kabupaten Bogor, PT. Prafa merupakan perusahaan yang paling besar volume limbah cairnya per bulan diantara perusahaan farmasi lainnya yang berada di Kabupaten Bogor yaitu 600 m3. Limbah cair yang dihasilkan PT. Prafa mengandung bahan-bahan organik yang tinggi yang berasal dari produksi obat-obatan. Limbah cair yang dihasilkan PT. Prafa berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan jika tidak diolah dengan baik. Sesuai dengan UU No. 4 Tahun 1982, PT. Prafa dalam kegiatan produksinya dilengkapi dengan IPAL, yang didesain khusus untuk mengolah limbah cair agar tidak melebihi baku mutu yang telah ditetapkan oleh pemerintah (KepMen LH 51 Tahun 1995). PT. Prafa dalam mengendalikan keluaran limbahnya dilakukan dengan proses produksi bersih melalui sistem IPAL yang terpadu dan sesuai dengan karakteristik limbah cair dan effluent yang dinginkan. Pembangunan IPAL terkait dengan biaya dan manfaat usaha tersebut. Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk mengolah air limbahnya disebut Abatement Cost yaitu biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk mengurangi satu-satuan konsentrasi ambient limbah cair agar tidak merusak dan mencemari lingkungan. Marginal Abatement Cost (MAC) mencerminkan biaya tambahan satu unit atau ton polusi berkurang atau tidak. MAC yang harus dikeluarkan oleh perusahaan terkait dengan biaya IPAL. Biaya IPAL terdiri dari biaya investasi dan biaya operasional IPAL. Biaya investasi berupa biaya pembangunan IPAL sedangkan biaya operasional terdiri dari upah tenaga kerja, biaya overhead, biaya perawatan dan biaya angkutan. | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.title | Estimasi Marginal Abetement Cost Limbah Cair Industri Farmasi (Studi Kasus: PT. Prafa, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor) | id |
| Appears in Collections: | UT - Economics and Development Studies | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| A10nsa_abstract.pdf Restricted Access | Abstract | 86.38 kB | Adobe PDF | View/Open |
| A10nsa_abstract.ps Restricted Access | PostScript | 2.14 MB | Postscript | View/Open |
| A10nsa.pdf Restricted Access | Full text | 696.96 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Cover A10nsa.pdf Restricted Access | Cover | 285.32 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Bab I Pendahuluan A10nsa-2.pdf Restricted Access | Bab I | 333.45 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Bab II Tinpus A10nsa-3.pdf Restricted Access | Bab II | 359.96 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Bab III Kerangka pemikiran A10nsa-4.pdf Restricted Access | Bab III | 347.95 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Bab IV Metode A10nsa-5.pdf Restricted Access | Bab IV | 362.51 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Bab V Gambaran umum A10nsa-6.pdf Restricted Access | Bab V | 357.16 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Bab VI Marginal A10nsa-7.pdf Restricted Access | Bab VI | 361.37 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Bab VII Marginal unit produk A10nsa-8.pdf Restricted Access | Bab VII | 322.62 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Bab VIII Kesimpulan A10nsa.pdf Restricted Access | Bab VIII | 308.73 kB | Adobe PDF | View/Open |
| Lampiran A10nsa-2.pdf Restricted Access | Lampiran | 323.4 kB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.