Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172042| Title: | Efektivitas Edukasi dan Pemberian Kudapan Bergizi terhadap Pemenuhan Kebutuhan Gizi Sarapan dan Status Gizi Siswa Sekolah Dasar |
| Other Titles: | The Effectiveness of Nutrition Education and Nutritious Snack Provision on Breakfast Nutrient Adequacy and Nutritional Status of Elementary School Students |
| Authors: | Hardinsyah Ekayanti, Ikeu Parewasi, Salwa Inayah Huda MA |
| Issue Date: | 2026 |
| Publisher: | IPB University |
| Abstract: | Masa sekolah dasar merupakan periode penting bagi pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, sehingga pemenuhan energi dan zat gizi seimbang menjadi sangat krusial untuk mendukung belajar dan menjaga kesehatan. Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), sarapan menyumbang 20–25% kebutuhan energi harian, namun masih banyak anak yang mengonsumsi sarapan dengan kualitas gizi rendah bahkan melewatkan sarapan. Kudapan bergizi di sela waktu belajar berperan menambah energi, mempertahankan konsentrasi, dan membantu melengkapi zat gizi yang belum terpenuhi dari sarapan, namun masih banyak kudapan yang biasa dikonsumsi anak sekolah yang mengandung tinggi gula, garam, dan lemak sehingga berpotensi memperburuk triple burden of malnutrition yaitu gizi kurang, gizi lebih, dan defisiensi mikronutrien yang masih menjadi permasalahan gizi di Indonesia. Intervensi yang memadukan edukasi gizi dan pemberian kudapan bergizi menjadi penting untuk memperbaiki kualitas asupan pagi sekaligus mendukung status gizi siswa sekolah dasar, khususnya di daerah rawan pangan. Penelitian ini menggunakan desain pre-post eksperimental tanpa kelompok kontrol dan dilaksanakan pada siswa sekolah dasar kelas 4-6 di 10 provinsi dengan tingkat kerawanan pangan di atas 5% dengan jumlah sampel sebanyak 4.953 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner karakteristik individu, pengetahuan, sikap, dan praktik gizi (PSP), food recall sarapan 1×24 jam, formulir kepatuhan kudapan, serta pengukuran antropometri. Intervensi berlangsung selama 20 kali selama 2 bulan, terdiri dari edukasi gizi menggunakan flip chart dan leaflet, serta pemberian kudapan tinggi protein. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji parametrik dan non-parametrik dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki karakteristik yang beragam dari segi usia, jenis kelamin, serta latar belakang keluarga, dengan tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik gizi awal yang berada pada kategori sedang, yaitu mereka sudah memiliki pemahaman dan kebiasaan dasar tentang gizi tetapi belum sepenuhnya benar atau konsisten. Intervensi kemudian menghasilkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, disertai perbaikan pada sikap dan praktik gizi, meskipun besaran peningkatan pada kedua aspek tersebut lebih kecil dibandingkan peningkatan pengetahuan. Penerimaan terhadap kudapan bergizi sangat tinggi dan sebagian besar siswa menghabiskan lebih dari 90% porsi yang diberikan. Tingginya kepatuhan konsumsi kudapan bergizi berkontribusi langsung terhadap meningkatnya asupan energi dan zat gizi pada waktu sarapan. Kudapan GENIUS memberikan peningkatan pada semua zat gizi baik makro maupun mikro. Status gizi berdasarkan z-score IMT/U secara umum tidak mengalami perubahan berarti, namun analisis menunjukkan bahwa siswa dengan kepatuhan konsumsi kudapan yang lebih tinggi cenderung memiliki status gizi yang lebih baik. Intervensi edukasi gizi yang dipadukan dengan pemberian kudapan bergizi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik gizi siswa serta meningkatkan pemenuhan energi, makronutrien, dan mikronutrien pada waktu sarapan. Perubahan status gizi belum terlihat signifikan dalam jangka waktu intervensi yang relatif singkat, namun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbaikan kualitas konsumsi pagi dapat menjadi fondasi penting bagi peningkatan kesehatan dan perkembangan anak dalam jangka panjang. Penyelenggaraan program edukasi gizi dan pemberian kudapan di sekolah direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan guru, orang tua, dan pemerintah daerah agar memberikan dampak optimal terhadap kesehatan, perkembangan kognitif, dan prestasi belajar siswa. |
| URI: | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172042 |
| Appears in Collections: | MT - Human Ecology |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| cover_I1504221018_e4d3bfaf38a14cfebff35fe1429429ac.pdf | Cover | 904.21 kB | Adobe PDF | View/Open |
| fulltext_I1504221018_460e9760c26c416f8f915823168d6b6f.pdf Restricted Access | Fulltext | 3.36 MB | Adobe PDF | View/Open |
| lampiran_I1504221018_927a8d7957044805ba765a13f2cf8fd6.pdf Restricted Access | Lampiran | 5.57 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.