Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171925
Title: Pengaruh Integrasi Pupuk Organik Cair dan Pupuk N, P, K terhadap Pertumbuhan dan Hasil Panen Jagung Manis (Zea mays L. saccharata) di Latosol dari Dramaga, Kabupaten Bogor.
Authors: Indriyati, Lilik Tri
Issue Date: Dec-2025
Publisher: Dept. Ilmu Tanah Dan Sumberdaya Lahan, IPB Univesity
Abstract: Penggunaan jangka panjang dari pupuk kimia memiliki ancaman yang serius pada produktivitas dan kualitas tanah, di mana kegiatan ini dapat menurunkan bahan organik tanah melalui pemasaman tanah dan pembentukan kerak tanah, dan perubahan komposisi dan aktivitas mikrob. Pemberian pupuk organik umumnya dianggap sebagai cara efektif dalam mempertahankan kesuburan tanah dan mengurangi jumlah pupuk anorganik yang harus diberikan ke tanah. Perlakuan takaran pupuk organik cair yang dikombinasikan dengan pupuk N, P, K disusun dalam rancangan acak kelompok dengan enam perlakuan, yaitu Kontrol (tanpa pupuk), 100% pupuk N, P, K (1NPK), ½NPK+1PC, ½NPK+2PC, ¾NPK+1PC, dan ¾NPK+2PC. Perlakuan 1NPK dilakukan sebagai pembanding menggunakan pupuk urea, SP36, dan KCl dengan takaran rekomendasi masing-masing sebesar 112,5 kg N/ha (250 kg urea/ha), 54 kg P2O5/ha (150 kg SP36/ha), dan 120 kg K2O/ha (200 kg KCl/ha). Konsentrasi pupuk organik cair yang diberikan adalah 30 ml/L air (1PC) dan 60 ml/L air (2PC) dan diberikan dengan jumlah yang sama ke petak percobaan sesuai perlakuan pada 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 minggu setelah tanam dengan cara disiramkan ke baris tanam tanaman jagung manis. Setiap perlakuan diulang empat kali sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa pupuk organik yang dikombinasikan dengan pupuk N, P, K dengan takaran 50% (½NPK) dan 75% (¾NPK) dari takaran 1NPK nyata meningkatkan tinggi tanaman, bobot brangkasan tanaman jagung manis, dan hasil panen jagung manis dibandingkan kontrol (tanpa pemberian pupuk). Perlakuan kombinasi pupuk organik dan pupuk anorganik yang diberikan tidak tidak berbeda nyata dengan perlakuan 1NPK terhadap tinggi tanaman, bobot brangkasan, dan hasil panen jagung manis (tongkol dengan kelobot). Perlakuan ½NPK+1PC, ½NPK+2PC, ¾NPK+1PC, dan ¾NPK+2PC menunjukkan efektivitas agronomi (nilai RAE) lebih tinggi daripada pupuk 1NPK masing-masing dengan nilai RAE sebesar 117%, 122%, 114%, dan 133%. Berdasarkan hasil disimpulkan bahwa pupuk organik bentuk cair yang dikombinasikan dengan pupuk N, P, K mampu mengefisienkan penggunaan pupuk anorganik N, P, K sebesar 25% sampai 50% dan efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen jagung manis.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171925
Appears in Collections:Soil Science and Land Resource

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
Makalah Integrasi Aplikasi Pupuk Organik Cair dan Pupuk N, P, K-signed.pdfLaporan Akhir1.09 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.