Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171701| Title: | Menyoroti Ketergantungan Mobilitas Listrik pada Industri Ekstraktif Nikel Indonesia |
| Authors: | Sapanli, Kastana Nurul Faizah Radja Raoul Ibraheim Putra Resa Faidzul Anwar Zumar Widodo Rio Oktadinata Ramadhani Arletha Laksmi Riyadi Amalia Safitri |
| Issue Date: | 2025 |
| Publisher: | Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (ESL), FEM-IPB University |
| Abstract: | Transisi global energi fosil menuju energi listrik menciptakan paradoks dalam upaya mengurangi emisi karbon yang justru memperparah degradasi lingkungan dan ketidakadilan sosial di negara produsen baterai seperti Indonesia. Sebagai produsen nikel terbesar dunia dengan pangsa 53,1% pasokan global, Indonesia menjadi tulang punggung industri baterai kendaraan listrik, namun menghadapi konsekuensi serius dari ekstraksi nikel yang masif. Aktivitas pertambangan telah menyebabkan deforestasi luas, pencemaran air, kerusakan ekosistem pesisir, serta konflik lahan dengan masyarakat adat. Kebijakan hilirisasi nikel menciptakan dilema antara pertumbuhan ekonomi jangka pendek dan keberlanjutan lingkungan jangka panjang. Policy brief ini merekomendasikan tiga strategi utama: penguatan standar lingkungan dalam operasi pertambangan, optimalisasi insentif fiskal untuk transisi energi di kawasan industri nikel, serta peningkatan sinergi kebijakan antar sektor untuk memastikan mobilitas listrik benar-benar berkelanjutan dan berkeadilan. |
| URI: | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171701 |
| Appears in Collections: | Resources and Environmental Economic |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| Kelompok 7_P2 MK Ekonomi Energi_Policy Brief Final.pdf | Policy Brief | 141.8 kB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.