Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/169734
Title: Potensi Tanaman Kemangi, Asam Jawa, dan Asam Gelugur Sebagai Antioksidan dan Inhibitor Lipase Pankreas In vitro
Other Titles: 
Authors: Hasim
Ambarsari, Laksmi
Faridah, Didah Nur
Kandi, Rizky Putra
Issue Date: 2025
Publisher: IPB University
Abstract: Obesitas merupakan kondisi kelebihan berat badan yang disebabkan oleh adanya ketidakseimbangan antara energi yang masuk dan keluar tubuh sehingga menimbulkan resiko kesehatan. Pencarian obat untuk mencegah dan mengatasi kondisi obesitas dapat dilakukan salah satunya adalah dengan menginhibisi enzim pencerna lemak lipase pankreas. Daun tanaman kemangi, daun asam jawa, dan buah asam gelugur berpotensi menginhibisi enzim lipase pankreas dan memiliki kapasitas antioksidan. Penelitian bertujuan menentukan kadar fenolik dan flavonoid total, kapasitas antioksidan, serta aktivitas inhibisi lipase pankreas dari ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum), buah asam gelugur (Garcinia atroviridis), serta ekstrak dan fraksi daun asam jawa (Tamarindus indica). Sampel daun tanaman kemangi dan asam jawa yang berbentuk simplisia, serta potongan kecil dari buah asam gelugur, dihitung kadar airnya dan diekstraksi komponen bioaktifnya dengan etanol 70% metode ultrasonikasi. Ekstrak daun asam jawa difraksinasi dengan empat pelarut berbeda polaritas, yaitu n-heksana, kloroform, etil asetat, dan akuades. Penentuan kadar fenolik total dilakukan menggunakan metode Folin-Ciolcateu yang didasarkan pada aktivtitas reduksi reagen Folin Ciocalteu dan digunakan asam galat sebagai standar, sementara penentuan kadar flavonoid total didasarkan pada aktivitas kompleksasi senyawa flavonoid dengan reagen AlCl3 serta menggunakan kuersetin sebagai standarnya. Daun asam jawa mengandung kadar fenolik tertinggi (245,23 mg EAG/g ekstrak) sementara buah asam gelugur mengandung kadar flavonoid tertinggi (26,96 mg EK/g ekstrak) meskipun tidak berbeda nyata dengan kedua sampel tanaman lainnya. Di sisi lain, fraksi akuades ekstrak daun asam jawa mengandung kadar fenolik terbanyak (69,04 mg EAG/g ekstrak) sementara fraksi kloroform ekstrak daun asam jawa mengandung flavonoid total terbanyak (10,05 mg EK/g ekstrak) Penentuan kapasitas antioksidan DPPH dan FRAP secara berurutan didasarkan atas peredaman radikal bebas DPPH· dan pereduksian kompleks besi-tripiridiltriazin [Fe(III)(TPTZ)]3+. Ekstrak daun asam jawa memiliki kapasitas antioksidan DPPH dan FRAP terbaik diantara ketiga sampel tanaman lainnya (112,26 µmol ET/g ekstrak dan 2.144,7 µmol ET/g ekstrak). Sementara itu, fraksi ekstrak daun asam jawa dengan kapasitas antioksidan DPPH dan FRAP terbaik adalah fraksi akuades (56,05 µmol ET/g ekstrak dan 657,37 µmol ET/g ekstrak). Aktivitas inhibisi enzim lipase pankreas ditentukan berdasarkan pembentukan nitrofenol dari proses hidrolidis p-nitrofenilbutirat oleh enzim lipase pankreas. Ekstrak daun asam jawa memiliki aktivitas inhibisi terbaik diantara ketiga sampel (IC50 153,32 µg/mL) namun masih dibawah kontrol positif orlistat (IC50 50,41 µg/mL). Fraksi akuades ekstrak daun asam jawa memiliki persentase penghambatan tertinggi (74,74%) namun nilai tersebut masih di bawah kontrol positif orlistat (76,82%). Terdapat korelasi antara kadar fenolik dan flavonoid total dengan kapasitas antioksidan terhadap aktivitas inhibisi enzim lipase pankreas
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/169734
Appears in Collections:MT - Mathematics and Natural Science

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
cover_G8501231022_9812b8a421cf4511934d62a7e0a803b8.pdfCover1.08 MBAdobe PDFView/Open
fulltext_G8501231022_e9acab14f83243579a4fed4fa4498352.pdf
  Restricted Access
Fulltext3.44 MBAdobe PDFView/Open
lampiran_G8501231022_620c85073994462ba2495f5a77aedb11.pdf
  Restricted Access
Lampiran795.38 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.