Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/169288
Title: Analisis Komparatif Portofolio Optimal Pada Masa Pandemi dan Endemi COVID-19 Menggunakan Statistika Bayesian
Other Titles: Comparative Analysis of Optimal Portfolios During the COVID-19 Pandemic and Endemic Using Bayesian Statistics
Authors: Ermawati, Wita Juwita
Ardiansyah, Ferry
Faritzy, Salman Rifky Al
Issue Date: 2025
Publisher: IPB University
Abstract: Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak signifikan bagi investor maupun strategi investasinya. Transisi menuju fase endemi selanjutnya menghadirkan dinamika pasar yang berbeda, menuntut adaptasi dalam strategi portofolio. Kondisi pasar yang fluktuatif memerlukan pemahaman mengenai bagaimana portofolio dapat dikelola untuk dapat mengoptimalkan tingkat return dalam kedua kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif terhadap karakteristik dan kinerja portofolio optimal selama masa pandemi dan endemi COVID-19 menggunakan pendekatan statistika Bayesian dan metode Markowitz. Keduanya dapat memberikan wawasan yang lebih robust dalam perumusan portofolio optimal di tengah ketidakpastian. Metode Bayesian dipilih karena kemampuannya untuk mengintegrasikan informasi awal (prior) dengan data empiris (likelihood) yang digunakan untuk menghasilkan estimasi parameter yang lebih kuat dan akurat, terutama dalam kondisi pasar yang bergejolak atau ketika data historis terbatas. Proses analisis melibatkan penggunaan model Bayesian untuk mengestimasi parameter-parameter kunci yang relevan dengan kinerja aset, seperti ekspektasi pengembalian dan matriks kovarians. Estimasi ini kemudian digunakan sebagai masukan untuk membangun portofolio optimal berdasarkan kriteria pengembalian-risiko tertentu. Pada masa pandemi, portofolio yang optimal terdiversifikasi merata pada sektor industri, kesehatan, konsumsi, dan infrastruktur, dengan saham UNTR, KLBF, dan UNVR berbobot tertinggi. Ekspektasi return portofolio pandemi adalah 0,75%. Pada masa endemi, portofolio yang optimal didominasi saham Material Dasar dan Energi. Return portofolio endemi mencapai 0,75% per minggu namun dengan risiko lebih rendah dan Sharpe Ratio lebih baik. Uji beda menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada rata-rata return portofolio antara kedua masa. Namun, terdapat perbedaan signifikan pada risiko portofolio. Penelitian ini menyarankan saham defensif dan terdiversifikasi cocok di masa pandemi, sementara portofolio masa endemi lebih terkonsentrasi pada saham siklikal. Portofolio optimal tidak statis dan perlu disesuaikan dengan perubahan makroekonomi, siklus pasar, dan kondisi global. Pengelolaan portofolio membutuhkan pendekatan fleksibel dan responsif, termasuk rebalancing periodik. Investor perlu memahami siklus ekonomi dan mengidentifikasi sektor-sektor yang menguntungkan dalam setiap fase.
URI: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/169288
Appears in Collections:MT - Economic and Management

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
cover_H2501231066_45dcf1d5213c41a7876ac60a71b071c6.pdfCover1.13 MBAdobe PDFView/Open
fulltext_H2501231066_52c24c95315d4efdbefaadfe778fa92f.pdf
  Restricted Access
Fulltext1.75 MBAdobe PDFView/Open
lampiran_H2501231066_4b2984b32cda489e996ee1523e11ec1c.pdf
  Restricted Access
Lampiran945.69 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.