Please use this identifier to cite or link to this item:
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168279Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.advisor | Sukardi | |
| dc.contributor.advisor | Yandra Arkeman | |
| dc.contributor.author | Fairuzzahra, Fadhillah | |
| dc.date.accessioned | 2025-08-07T10:46:20Z | |
| dc.date.available | 2025-08-07T10:46:20Z | |
| dc.date.issued | 2020 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168279 | |
| dc.description.abstract | Penelitian dilakukan pada sebuah manufaktur plywood (kayu lapis) yang dibangun pada tahun 2014. Perusahaan selalu berupaya menemukan perencanaan produksi yang lebih baik untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Salah satu upaya yang sedang dilakukan saat ini adalah mencari strategi perencanaan produksi yang sesuai dengan perusahaan dan memiliki biaya minimum. Penelitian tentang perencanaan produksi perusahaan diperlukan untuk menyeimbangkan jumlah produksi perusahaan dengan permintaan fluktuatif, yang akan berdampak pada biaya produksi yang minimum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui permintaan yang ada di periode yang akan datang dan mendapatkan perencanaan produksi dengan biaya minum. Penelitian ini dilakukan dengan metode peramalan permintaan menggunakan software minitab dan perencanaan produksi agregat. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa metode ARMA adalah yang paling tepat untuk digunakan sebagai dasar dalam mengetahui jumlah permintaan plywood di perusahaan pada periode mendatang dengan nilai kesalahan MSE sebesar 0,020. Berdasarkan perhitungan yang ada pada perencanaan agregat yang telah dilakukan menggunakan data permintaan periode mendatang dan data produksi perusahaan diketahui bahwa metode yang memenuhi jumlah permintaan dan memiliki biaya paling rendah adalah metode chase strategy. Metode ini digunakan dengan cara menambah atau mengurangi jumlah jam kerja berdasarkan jumlah permintaan yang ada pada bulan tersebut. Implikasi manajerial yang direkomendasikan bagi perusahaan adalah melakukan peramalan permintaan dengan metode ARMA, kemudia hasil tersebut dapat dimasukan kedalam perencanaan produksi dengan strategi chase, yang akan berdampak pada pengurangan biaya produksi di periode mendatang. Dikarenakan jumlah pekerja yang berlebih, perusahaan dapat melakukan efisiensi pekerja yang terdaftar menjadi 696 karyawan. | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Manajemen Produksi Dan Operasi | id |
| dc.title | Analisis Perencanaan Produksi Agregat Dengan Jumlah Tenaga Kerja Tetap | id |
| dc.subject.keyword | Jumlah Tenaga Kerja Tetap | id |
| dc.subject.keyword | Peramalan Permintaan | id |
| dc.subject.keyword | Perencanaan Produksi Agregat | id |
| dc.subject.keyword | Metode Arma | id |
| dc.subject.keyword | Manufaktur Plywood | id |
| dc.subject.keyword | Chase Strategy | id |
| Appears in Collections: | MT - Business | |
Files in This Item:
There are no files associated with this item.
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.